Categories: Politik

MKD Tunggu Perkembangan Penyelidikan di KPK

JAKARTA (RIAUPOS.CO) -– Indikasi keterlibatan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin dalam perkara dugaan suap penanganan kasus di Pemkot Tanjungbalai terus menggelinding. Namun, Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) belum mengambil sikap. Komisi etik dewan itu masih menunggu perkembangan penyelidikan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Wakil Ketua MKD Habiburokhman menyatakan, pihaknya belum bisa merespons terkait kasus tersebut. Sebab, jadwal DPR sedang reses sampai 8 Mei mendatang. "Kami masih sibuk reses. Ini lagi di dapil (daerah pemilihan, red)," terangnya saat dihubungi JPG kemarin (25/4).

Menurut dia, sesuai pasal 1 angka 13 Peraturan DPR tentang Tata Tertib, para anggota MKD sedang berada di dapil masing-masing untuk menyerap aspirasi konstituen. Karena itu, MKD belum bisa mengambil sikap atas kasus tersebut.

Soal peran Azis dalam kasus dugaan penyuapan terhadap penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju, Habiburokhman menilai kasus itu masih sumir. Sebab, perkembangan kasus tersebut belum lengkap. "Dan belum ada perimbangan informasi," kata politikus Partai Gerindra itu.

Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman meminta wakil ketua umum Partai Golkar itu untuk memberikan klarifikasi terbuka kepada publik soal kasus dugaan suap penyidik KPK Robin. Menurut Boyamin, sebagai wakil rakyat, Azis harus memberikan penjelasan. "Bisa dalam jumpa pers atau lewat media sosial," tuturnya.  

Boyamin melanjutkan, Azis tidak sepatutnya menunda penjelasan itu.(lum/jpg)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Prancis Diunggulkan Tekuk Swedia, Trio Mbappe-Dembele-Olise Jadi Ancaman

Prancis lebih diunggulkan menghadapi Swedia di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Trio Mbappe, Dembele,…

7 menit ago

Disdik Pekanbaru Tunda Pengumuman SPMB SMP, Verifikasi Data Masih Berlangsung

Pengumuman hasil SPMB SMP Pekanbaru 2026 ditunda karena verifikasi dan sinkronisasi data masih berlangsung. Pendaftar…

23 menit ago

Kisah Heroik Ujang, Rela Pertaruhkan Nyawa demi Lepaskan Istri dari Serangan Buaya

Ujang nekat melawan buaya demi menyelamatkan istrinya yang diserang di Desa Soren. Korban selamat dan…

30 menit ago

Jerman Hadapi Paraguay, Nagelsmann Sebut Sistem 32 Besar Merugikan Juara Grup

Pelatih Jerman Julian Nagelsmann mengkritik format babak 32 besar Piala Dunia 2026 karena hanya memiliki…

24 jam ago

Calon Manajer Koperasi Merah Putih Meninggal, Koalisi Sipil Desak Investigasi Independen

Kematian lima calon manajer Koperasi Merah Putih saat latsarmil menuai sorotan. Koalisi sipil mendesak investigasi,…

1 hari ago

Kebakaran Hebat Hanguskan 300 Kios di Tembilahan, Pemkab Pastikan Pedagang Tetap Berjualan

Pemkab Inhil menyiapkan relokasi sementara usai sekitar 300 kios Pasar Rakyat dan Pasar Terapung Tembilahan…

1 hari ago