isu-reshuffle-muhaimin-minta-kursi-pkb-tak-diusik
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Wacana reshuffle kabinet memunculkan dinamika di partai politik (parpol) koalisi pemerintah. Ada kekhawatiran akan kehilangan kursi menteri. Termasuk juga yang dirasakan oleh PKB.
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar mengatakan bahwa dirinya sempat bertemu Presiden Joko Widodo di Bali beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan itu, presiden tidak menyinggung soal reshuffle kabinet. "Saya juga heran banyak yang nanya reshuffle, kelihatannya belum ada tanda-tanda," katanya di komplek parlemen, Senayan, Jakarta, kemarin (24/3).
Namun, kata dia, jika benar terjadi reshuffle kabinet, dia berharap kursi menteri PKB di kabinet tidak di otak atik. Menurutnya, kalau itu terjadi, maka akan terjadi ketegangan di internal koalisi pemerintah. Seperti perang antara Rusia-Ukraina.
"Rombak kabinet silakan, asal nggak mengganggu PKB," tegas politikus kelahiran Jombang itu. Meski begitu, Muhaimin juga tidak mempermasalahkan jika PAN akan masuk kabinet Jokowi. (lum/bay/jpg)
Khas Pekanbaru Hotel menghadirkan promo Happy School Holiday mulai Rp485 ribu per malam untuk menemani…
Wako Pekanbaru Agung Nugroho mengajak ASN menjadikan nilai Pancasila sebagai landasan kerja dan pelayanan publik…
MUED 2026 menjadi ajang Universitas Riau memperkuat kolaborasi berkelanjutan dengan mitra strategis melalui inovasi dan…
Wabup Rohul menemukan harga TBS sawit di sejumlah PKS masih di bawah ketetapan Pemprov Riau…
Sebanyak 816 peserta MTQ ke-44 Provinsi Riau resmi ditetapkan. Kuansing sebagai tuan rumah mengklaim seluruh…
Dua personel Polres Inhil resmi diberhentikan tidak dengan hormat. Kapolres menegaskan komitmen penegakan disiplin dan…