DKPP Berhentikan Delapan Penyelenggara Pemilu
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) memberhentikan delapan penyelenggara pemilu secara tetap. Sanksi dibacakan pada sidang putusan kode etik yang digelar di DKPP, Jakarta, Rabu (20/11).
"Memberhentikan secara tetap para teradu sejak putusan dibacakan," ujar Ketua DKPP Harjono saat membacakan 18 putusan terhadap 18 perkara.
Delapan penyelenggara yang diberhentikan masing-masing dua staf sekretariat KPU Kabupaten Maybrat atas nama Teryanus Isir dan Oktavianus Pagirik. Masing-masing selaku sekretaris dan Kepala Sub Bagian Teknis KPU Maybrat.
Kemudian Ketua dan Anggota KPU Kota Batam, masing-masing Syahrul Huda, Zaki Setiawan, Sudarmadi, Muhammad Sidik, Muliadi Evendi, serta anggota Bawaslu Kabupaten Grobogan Moch Shohibul Mujib Al Anshori.
Dalam putusan yang dibacakan, DKPP juga menjatuhi sanksi peringatan keras pada 13 penyelenggara pemilu, 30 orang lainnya dijatuhi sanksi peringatan dan satu orang disanksi pemberhentian sementara. Kemudian, satu orang diberhentikan dari jabatan ketua dan 29 penyelenggara lain direhabilitasi nama baiknya. (gir/jpnn)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal
Bupati Inhu meminta OPD mendampingi UMKM mengurus sertifikat halal gratis agar pelaku usaha memanfaatkan program…
APHI Riau dan Fairatmos menggelar diskusi perdagangan karbon guna memperkuat kapasitas pemegang PBPH menyambut implementasi…
Speedboat SB Karya Budi karam diterjang ombak besar di perairan Mandah, Inhil. Berkat kesigapan nakhoda,…
Pemko Pekanbaru melantik 16 ASN dalam mutasi dan rotasi jabatan. Wali Kota Agung Nugroho menegaskan…
DLHK Pekanbaru menindak 29 pelanggar yang membuang sampah sembarangan selama Januari-Juni 2026. Denda Rp11,95 juta…
Seorang pemuda di Kampar diduga terjatuh ke Sungai Kampar usai melakukan aksi standing di atas…