Oesman Sapta Odang (OSO) terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura). foto: jawapos.com
JAKARTA(RIAUPOS.CO)– Oesman Sapta Odang (OSO) terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura). Selanjutnya dia akan menyusun kepengurusan periode 2019-2024.
Ketua DPP Partai Hanura Inas Nasrullah Zubir mengatakan bahwa pihaknya tidak akan melibatkan kubu Wiranto dalam penyusunan kepengurusan. Sebab, Hanura lebih baik menjauhi kekacauan.
“Bang OSO akan tegas dalam menyusun kepengurusan mendatang, dimana bibit-bibit sumber kekacauan akan dijauhi,†ujar Inas saat dihubungi, Jumat (20/12).
Inas menyebut bahwa untuk menyusun struktur kepengrusan adalah ranahnya OSO sebagai ketua umum. Sebab, dalam Munas Hanura sudah diputuskan OSO menjadi formatur tunggal untuk menyusun struktur Hanura 2019-2024.
“Penyusunan kepengurusan oleh formatur tunggal, yakni Ketum terpilih,†katanya.
Sekadar informasi, OSO dipilih kembali menjadi ketua Umum Partai Hanura untuk periode 2019-2024. OSO ditetapkan secara aklamasi dalam Musyawarah Nasional (Munas) III Partai Hanura di Hotel Sultan, Jakarta. Sebanyak 34 DPD dan mayoritas DPC memilih OSO kembali memimpin Hanura.
Kendati begitu, kubu loyalis pendiri Hanura yakni Wiranto mendeklarasikan menyelamatkan partai. Mereka menilai Munas Hanura kubu OSO tidak sah. Bahkan mengancam untuk menggelar Munaslub.
Editor :Deslina
Sumber: Jawapos.com
Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…
Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…
Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…
Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…
Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…
Persidangan perkara korupsi mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap transaksi bernilai total Rp2,9 miliar di dua…