Spanduk Muhaimin Iskandar yang berganti nama panggilan dari Cak Imin menjadi Gus AMI di salah satu pinggir jalan di Denpasar, Bali, Selasa (20/8). (Friederich Batari/JPNN.com)
NUSA DUA (RIAUPOS.CO) – Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar akan berganti nama panggilan pada pelaksanaan Muktamar PKB yang berlangsung di Hotel Westin, Nusa Dua, Bali, 20-22 Agustus 2019.
Muhaimin Iskandar yang akrab disapa Cak Imin selama ini akan mengganti nama panggilannya menjadi Gus AMI. AMI merupakan singkatan dari Abdul Muhaimin Iskandar.
Pantauan JPNN dalam perjalanan dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Denpasar Bali menuju ke arena Muktamar di Nusa Dua, Bali, terlihat di sepanjang kiri dan kanan jalan spanduk dengan foto Muhaimin. Dalam foto tersebut tertulis GUS AMI – Abdul Muhaimin Iskandar merupakan nama langkap ketua umum PKB sekaligus Wakil Ketua MPR RI ini. Dalam spanduk tersebut juga tertulis tagline "Melayani Ibu Pertiwi".
Wakil Sekjen DPP PKB Ahmad Iman saat dikonfirmasi terkait perubahan nama panggilan ketua umumnya, menjelaskan perubahan nama tersebut sebenarnya aspirasi dari para kader PKB.
“Sebenarnya selama ini banyak orang dipanggil Gus padahal berasal dari kalangan biasa. Sedangkan Muhaimin adalah anak seorang Kiai sehingga layak dipanggil Gus,” kata Ahmad Iman di Denpasar, Bali, Selasa (20/8).(fri/jpnn)
Sumber: Jpnn.com
Editor : Edwir
Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…
Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…
Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…
Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…
Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…
Persidangan perkara korupsi mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap transaksi bernilai total Rp2,9 miliar di dua…