Categories: Politik

Wasekjen PPP: Itu Tanda-Tanda Kehancuran

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Wakil Sekretaris Jenderal DPP PPP Achmad Baidowi menilai penolakan serikat pekerja PT Pertamina (Persero) terhadap Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, menjadi petinggi di BUMN bersifat politis.

Menurut politikus yang beken disapa dengan panggilan Awi, tersebut, yang namanya serikat pekerja itu tugasnya menjalankan kebijakan manajemen, kecuali manajemennya merusak sistem.

"Kalau menolak orang, mendukung orang, itu kan sudah politis. Ini kalau cara mengurus BUMN sudah terasuki cara pikir politis, itu merupakan tanda-tanda bagi kehancuran BUMN itu sendiri," ucap Awi kepada jpnn.com, di kawasan Senayan, Jakarta, Selasa (19/11).

Anggota Komisi VI DPR ini menyebutkan bahwa pengangkatan pejabat di perusahaan pelat merah merupakan kewenangan menteri BUMN, sesuai dengan kriteria dan persyaratan yang diatur oleh peraturan perundang-undangan.

Namun dia tetap menyayangkan Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-02/MBU/02/2015 yang tidak melarang kader partai politik menduduki jabatan petinggi BUMN. Dia menilai hal tersebut tidak sesuai dengan desain awal BUMN yang steril dari urusan politik.

"Sebenarnya kami menyangkan adanya Permen itu, karena desain awalnya, BUMN itu harus steril dari urusan politik. Supaya tidak terjadi politisasi BUMN, sehingga kami sangat khawatir ketika kader partai politik masuk di jajaran BUMN," jelas Awi.

Namun demikian, legislator asal Madura ini berharap, siapa pun yang nanti dipercaya memimpin BUMN, terlepas dari apa latar belakangnya, dia harus bekerja secara independen, objektif, dan profesional.

"Tidak ada kepentingan politik di dalamnya, sehingga BUMN kita menjadi BUMN sehat," tandas sekretaris Fraksi PPP DPR itu. (fat/jpnn)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Kesepakatan Tercapai, Kompensasi Korban Pencemaran Sungai Tapung Mulai Direalisasikan

Kompensasi bagi 142 nelayan terdampak pencemaran Sungai Tapung mulai direalisasikan. Nelayan berharap pemulihan lingkungan segera…

5 jam ago

Jenguk Korban Dugaan Pengeroyokan, Kapolda Riau Pastikan Kasus Diusut Profesional

Kapolda Riau menjenguk korban dugaan pengeroyokan di RS Bhayangkara dan menegaskan proses hukum akan dilakukan…

5 jam ago

Sidang Korupsi BPR Indra Arta Masuk Tahap Replik, Satu Terdakwa Gugur karena Meninggal Dunia

Sidang dugaan korupsi Perumda BPR Indra Arta Inhu memasuki tahap replik. Satu terdakwa meninggal dunia…

7 jam ago

Perbaikan Jalan di Dua Titik Picu Kemacetan Panjang di Jalur Riau-Sumbar dan Pekanbaru-Bangkinang

Perbaikan jalan menyebabkan kemacetan panjang di perbatasan Riau-Sumbar dan Km 35 Pekanbaru-Bangkinang. Pengendara diminta mengatur…

13 jam ago

Lima Qori dan Qoriah Kuansing Lolos Perkuat Riau di MTQ Nasional 2026

Kuansing sukses menjadi tuan rumah MTQ Riau 2026 dan meloloskan lima qori-qoriah untuk memperkuat kafilah…

16 jam ago

Masih Ada 3.350 Kursi Kosong di SD Negeri Pekanbaru, Ini Sebaran Lengkapnya

Pemko Pekanbaru mencatat masih ada 3.350 kursi kosong di 108 SD Negeri usai pengumuman SPMB…

17 jam ago