ramai-dilamar-koalisi-kader-pdip-tunggu-megawati
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – PDI Perjuangan (PDIP) masih enggan membicarakan isu terkait pemilu presiden. Anggota DPR RI dari Fraksi PDIP Junimart Girsang menyatakan, partainya juga tidak perlu membahas isu koalisi yang saat ini ramai diperbincangkan.
Menurut Junimart, tanpa berkoalisi dengan partai lain, PDIP bisa mengusung calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) sendiri. PDIP memiliki 128 kursi, atau sekitar 22 persen jumlah kursi nasional. Angka itu sudah memenuhi syarat minimal untuk bisa mengajukan capres-cawapres.
Junimart mengatakan, PDIP merupakan partai yang paling siap untuk mengikuti kontestasi Pemilu Serentak 2024. Bahkan, PDIP seakan menjadi primadona dari partai lain. "Banyak partai yang ingin bergabung dengan PDIP. Kami tidak perlu menyebutkan partainya," paparnya.
Junimart menegaskan, hal itu bisa dilihat dari adanya elite politik yang berkunjung ke kediaman Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto adalah salah satu tokoh yang berkunjung ke rumah Megawati. "Itu adalah sinyal koalisi. Sinyal-sinyal saja," terangnya.
Wakil ketua Komisi II DPR RI itu menegaskan bahwa penentuan koalisi ada di tangan Ketum Megawati Soekarnoputri. Jika Megawati sudah memutuskan, seluruh kader dan pengurus PDIP harus taat dan patuh. "Keputusan koalisi ada di tangan Bu Mega. Kami akan ikut dan tegak lurus," tegasnya.(jpg)
Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…
Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…
Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…
Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…
Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…
Persidangan perkara korupsi mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap transaksi bernilai total Rp2,9 miliar di dua…