Sekjen Partai Gelora Indonesia Mahfuz Sidik (kiri) melakukan pertemuan dengan Sekjen PBB Afriansyah Noor, Sekjen PAN Eddy Soeparno, Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani, dan Sekjen Partai Golkar Lodewijk Freidrich Paulu, beberapa waktu lalu. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Meski sengketa hasil Pilpres 2024 belum tuntas, Gerindra terus mengintensifkan perumusan susunan kabinet. Termasuk rencana bagi-bagi posisi menteri untuk partai Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang mendukung pasangan Prabowo-Gibran di Pilpres 2024.
’’Pembicaraan tentang susunan kabinet dalam pemerintahan Prabowo-Gibran makin intensif,’’ kata Ahmad Muzani, Sekjen DPP Partai Gerindra, di DPR, kemarin (18/4). Muzani menyebut perumusan kabinet Prabowo-Gibran tidak hanya untuk mengakomodasi jatah menteri bagi partai koalisi. Pihaknya juga membidik sosok dari kalangan profesional yang memiliki keahlian.
Muzani menegaskan, ada beberapa syarat untuk menjadi menteri Prabowo-Gibran. Di antaranya mengetahui, memahami dan menyetujui program presiden. Baik program yang dikampanyekan maupun yang sudah dibicarakan dalam debat capres-cawapres.
Perihal wacana jatah menteri ke partai koalisi berdasar kontribusi perolehan suara, Muzani menyebut komitmen koalisi menjadi pertimbangan penting. Sementara terkait jatah menteri untuk internal Gerindra, Muzani hanya menjawab diplomatis. ’’Yang juga akan kami perhitungkan adalah orang-orang yang mendapatkan rekomendasi,’’ terangnya.(tyo/c17/bay/jpg)
Kelangkaan elpiji 3 Kg terjadi di Meranti akibat distribusi terlambat. Warga kesulitan mendapat gas, pemerintah…
RS Awal Bros dan BRI Life meluncurkan The Private Suites, layanan rawat inap premium berstandar…
Dishub Pekanbaru beri peringatan jukir di Cut Nyak Dien usai aduan tarif parkir mahal. Pelanggaran…
Kebakaran hebat di Pasar Bom, Inhil, hanguskan 80 rumah warga. Tidak ada korban jiwa, namun…
Universitas Awal Bros rayakan Dies Natalis ke-4 secara hybrid. Berbagai kegiatan digelar hingga pemberian penghargaan…
Pekanbaru teken MoU PSEL untuk olah sampah jadi energi listrik. Proyek ini ditargetkan kurangi beban…