Categories: Politik

DKPP Sanksi Lima Penyelenggara

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) kembali menghentikan jajaran penyelenggara dan pengawas pemilu di daerah. Dalam sidang pembacaan putusan yang digelar di Jakarta kemarin (14/10), total ada 1 pengawas dan 4 penyelenggara yang diberhentikan dengan berbagai level sanksi.

Satu jajaran pengawas yang diberhentikan adalah Ketua Bawaslu Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, Muhammad Syahfii Siregar. Dia diadukan Syawal Efendi Tarigan atas dugaan tidak mengundurkan diri dari organisasi kemasyarakatan (ormas) Al Wasliyah Kota Pematangsiantar.

Dalam persidangan DKPP, teradu sempat membantah tuduhan pengadu. Namun, dalam persidangan, terungkap fakta bahwa Syahfii belum mengundurkan diri berdasar keterangan saksi, bukti dokumen, serta alat bukti lainnya. Tindakan tersebut dinilai melanggar pasal 117 ayat 1 huruf k Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017. 

Sementara itu, dari jajaran penyelenggara, empat orang yang diberhentikan adalah Abdul Chair selaku ketua KPU Kabupaten Parigi Moutong dan tiga anggota panitia pemilihan kecamatan (PPK) Kabupaten Nias Selatan. Chair diberhentikan dari jabatan ketua setelah terbukti melakukan pertemuan dengan calon anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah Amrullah Almahdali.

Teradu terbukti melanggar ketentuan pasal 6 ayat 2 huruf b, pasal 8 huruf a, huruf b, dan huruf l, serta pasal 15 huruf a Peraturan DKPP Nomor 2 Tahun 2017 tentang Kode Etik dan Pedoman Perilaku Penyelenggara Pemilu. "Dalil aduan pengadu terbukti dan jawaban teradu tidak meyakinkan DKPP," kata Alfitra Salam, komisioner DKPP.

Tiga orang anggota PPK di Kabupaten Nias Selatan yang diberhentikan adalah panitia pemilih Kecamatan Hilimegai. Mereka adalah anggota PPK Paolianus Gulo, Umbuzisokhi Giawa, dan Haruna Juferman Ndruru. Ketiganya tidak memenuhi syarat karena masih berstatus anggota partai politik. Imbas kasus tersebut, lima komisioner KPU Nias Selatan juga diganjar peringatan keras oleh DKPP. (far/c13/bay)

Laporan: JPG (Jakarta)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Minyak, Perang, dan Rapuhnya APBN Kita

Konflik Timur Tengah picu lonjakan harga minyak global. Indonesia dinilai rentan akibat ketergantungan impor energi…

7 jam ago

Hotel Aryaduta Pekanbaru Ikut Earth Hour, Padamkan Lampu Demi Bumi

Hotel Aryaduta Pekanbaru ikut Earth Hour dengan aksi padamkan lampu. Kampanye ini ajak masyarakat peduli…

7 jam ago

LPJU Tak Berfungsi, Jalan Sudirman Pekanbaru Jadi Rawan Kecelakaan

Lampu jalan di Jalan Sudirman Pekanbaru banyak tak berfungsi. Pengendara mengeluh karena gelap dan rawan…

8 jam ago

Tak Ada Toleransi, ASN Mangkir Usai WFA Siap Disanksi

ASN Pemprov Riau wajib kembali masuk kantor usai WFA berakhir. Pengawasan diperketat, tak ada toleransi…

8 jam ago

Pemko Pekanbaru Minta Provider Pindahkan Kabel ke Bawah Tanah

Pemko Pekanbaru dorong kabel fiber optik dipindahkan ke bawah tanah. Langkah ini untuk menata kota…

8 jam ago

Truk Tangki Hantam Motor di Minas, Dua Orang Tewas di Tempat

Kecelakaan maut di Minas, Siak, dua pengendara motor tewas setelah ditabrak truk tangki. Diduga truk…

8 jam ago