Joko Widodo dan Prabowo Subianto (foto/jpnn.com)
JAKARTA(RIAUPOS.CO) – Anggota Badan Komunikasi DPP Gerindra Andre Rosiade menyadari banyak pendukung Prabowo Subianto yang kecewa karena mantan capres nomor urut 02 itu bertemu dengan Presiden RI terpilih Joko Widodo. Selain pendukung, Persaudaraan Alumni 212 juga kecewa karena Prabowo bertemu Jokowi.
“Ya, tentu kami memahami ada yang pro dan kontra, itu suatu hal yang lumrah,” kata Andre saat dihubungi, Senin (15/7).
Namun, Andre menegaskan, tidak terdapat kesepakatan politik tertentu ketika Prabowo menemui Jokowi. Hal itu akan disampaikan Prabowo langsung kepada para pendukung dan rekan koalisi di Pilpres 2019, agar kekecewaan tidak semakin memuncak.
“Namun, insyaallah Pak Prabowo kan tidak ada deal-deal politik sama sekali. Insyaallah dalam waktu dekat ini kan Pak Prabowo akan menjelaskan langsung ke pendukung, nanti akan dijelaskan,” ucap dia.
Dia menerangkan, pertemuan Prabowo dengan Jokowi untuk kepentingan nasional. Menurut Andre, pertemuan tersebut akan menurunkan tensi tinggi di masyarakat, yang tercipta karena kontestasi Pilpres 2019.
“Intinya tujuannya untuk menjadikan Indonesia guyub, polarisasi menurun, dan juga harapan kami agar para pendukung yang ada di dalam yang masih ditahan bisa lepas, yang masih bermasalah bisa selesai masalahnya,” pungkas dia. (mg10/jpnn)
Sumber: JPNN.com
Editor: Deslina
KPK menyerahkan Zulkarnain dan Ardiles ke jaksa dalam kasus suap jabatan Kuansing. Penyidikan masih dikembangkan…
Sebanyak 5.133 mahasiswa baru UIN Suska Riau mengikuti PBAK 2026 dengan pembekalan kepemimpinan, karakter, integritas…
Polsek Tambang menetapkan NU sebagai tersangka karhutla 15 hektare di Rimbo Panjang setelah penyidik menemukan…
Akses masuk Tol Pekanbaru-Dumai dialihkan ke Pintu Tol Bypass Pekanbaru mulai 28 Agustus 2026 karena…
Pacu sampan Sungai Apit menjadi tradisi kemerdekaan yang menyatukan warga, menggerakkan UMKM, dan terus dijaga…
Peluang PPPK guru menjadi ASN mendapat respons BKPSDM Rohil. Pemkab masih menunggu regulasi resmi sebelum…