Categories: Politik

Ade Hartati: Jika Pemprov Yakin dengan Pejabat Baru, Kenapa Ditutupi?

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Pelantikan pejabat baru di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau masih menuai kontroversi. Baru-baru ini, sejumlah masyarakat yang berasal dari Jaringan Investigasi Pemberantas Korupsi (Jipikor) mengelar unjuk rasa di Kantor Gubernur Riau, Senin (13/1/2020) siang.

 

Mereka mendesak Gubernur Riau Syamsuar membatalkan membatalkan Surat Keputusan (SK) Nomọr: KPTS.45/1/2019 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Pejabat. Karena dinilai sarat akan korupsi kolusi dan nepotisme.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Fraksi PAN DPRD Riau Ade Hartati memaklumi keresahan yang dirasakan masyarakat. Kata dia, sudah seharusnya proses pengangkatan pejabat dilaksanakan dengan transparan. Bukan malah di tutup-tutupi.

"Tranparansi di proses tentunya sangat penting agar kebijakan yang dilahirkan punya legitimasi di masyarakat," sebut Ade kepada Riaupos.co, Selasa (14/1/2019).

Masuk pada pokok persoalan, yakni pelantikan pejabat eselon III dan IV, dalam pemerintahan dikatakan dia ada yang namanya good governence atau tata kelola pemerintahan yang baik. Jika Pemrov Riau sudah meyakini hal tersebut, maka harus segera disosialisasikan ke masyarakat, tanpa menimbulkan perdebatan di media sosial.

"Artinya, apa yang dilakukan pemprov, harus bisa mewujudkan good governence tadi. Bahwa individu yang dilantik tersebut, benar mampu mengemban tugas dan tanggung jawab untuk bersama-sama mewujudkan tata kelola," imbuhnya.

Namun, lanjut dia, dikarenakan sifat pemerintahan bersifat politis maka tata kelola pemerintahan tentunya juga memiliki sisi-sisi politis. "Intinya jika memang yakin pejabat yang dilantik baik, segera sampaikan ke masyarakat. Enggak usah di tutupi," tuntasnya.(nda)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Aksi Curanmor Terbongkar, Pelaku 18 Tahun Ditangkap di Kediaman Mertua

Polisi menangkap pemuda 18 tahun terduga pelaku curanmor di Inhu. Motor korban dicuri saat dini…

20 jam ago

Monyet Liar Kembali Menggigit Warga, Korban di Tembilahan Bertambah Jadi 11 Orang

Teror monyet liar di Tembilahan Hilir, Inhil, semakin meresahkan. Hingga kini 11 warga menjadi korban…

21 jam ago

Tragedi Bocah 9 Tahun Meninggal di Jalan Sontang-Duri, Himarohu Riau: Jangan Tunggu Korban Berikutnya

Meninggalnya bocah 9 tahun setelah terjebak di Jalan Sontang-Duri memicu sorotan. Himarohu Riau mendesak Pemprov…

2 hari ago

Monyet Liar Terus Teror Warga Tembilahan Hilir, 10 Orang Jadi Korban

Korban gigitan monyet liar di Tembilahan Hilir bertambah menjadi 10 orang. Tim gabungan mengintensifkan pencarian…

2 hari ago

Polres Kuansing Gencarkan Pemberantasan PETI, 48 Rakit Dimusnahkan dalam 7 Hari

Polres Kuansing bersama Polda Riau menindak 16 lokasi PETI dan memusnahkan 48 rakit dalam sepekan.…

2 hari ago

Indonesia Juara Umum Piala Dunia Woodball 2026, Raih 4 Emas di Malaysia

Tim woodball Indonesia menjadi juara umum Piala Dunia Woodball 2026 di Malaysia dengan raihan 4…

3 hari ago