demokrat-kubu-ahy-minta-moeldoko-dan-jhoni-allen-bentuk-partai-baru
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, meminta kepada kubu Moeldoko untuk berhenti membuat pernyataan-pernyaan bohong ke publik.
Hal tersebut menurut Herzaky karena apa yang mereka sampaikan tidak sesuai fakta. Bahkan, sangat bertolak belakang yang selalu dilakukan Partai Demokrat di bawah komando Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
"Tolong selesai untuk memproduksi kebohongan," ujar Herzaky kepada wartawan, Sabtu (13/3).
Herzaky mengatakan, kubu Moeldoko juga harus berhenti melakukan intimidasi terhadap para Ketua DPC dan DPC. Sebab mereka sudah bulat menyatakan komitmennya mendukung AHY sebagai Ketua Umum Partai Demokrat.
"Tolong jangan mengintimidasi para pemilik suara sah, mentang-mentang mereka punya oknum kekuasaan, tolong jangan begini caranya," katanya.
Herzaky menyarankan kubu Moeldoko dan Jhoni Allen Marbun cs untuk membentuk partai baru saja. Hal itu dilakukan ketimbang mereka membuat gaduh dan terus-terusan memberikan kebohongan terhadap Partai Demokrat di bawah kepemimpinan AHY.
"Kalau mereka hebat, buat partai politik baru saja. Tapi kenyataanya mereka tanpa Demokrat bukan siapa-siapa dan bukan apa-apa. Kalau mereka hebat buat partai sendiri saja, enggak mau kan. Karena mereka enggak mampu," ungkapnya.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi
Satpol PP-PKP Kabupaten Kuansing menjaring enam wanita penghibur (LC) dan menyita miras dalam razia pekat…
Kabupaten Kepulauan Meranti menghadapi tantangan besar pengelolaan sampah, di mana dari 85 ton timbulan sampah…
Sebanyak enam bakal calon penghulu yang sempat gagal pada tahap pertama mengikuti tes mengaji susulan…
Pengecoran jalan akses Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang selesai 100 persen dan kini memasuki…
Sebanyak tujuh unit gudang di Kawasan Pergudangan Avian Jalan Siak II Pekanbaru ludes terbakar pada…
Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara penyaluran program Makan Bergizi Gratis bagi 39 ribu penerima…