Categories: Politik

Kubu AHY Bantah Ada Praktik Setoran dari DPC

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Adu argumen dua kubu Partai Demokrat kembali berlanjut. DPP Partai Demokrat hasil KLB Deli Serdang menyatakan, salah satu alasan pihaknya mengganti kepemimpinan ke Moeldoko adalah adanya praktik setoran untuk DPP kubu seberang. Pernyataan tersebut langsung dibantah DPP kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menegaskan bahwa pernyataan soal setoran itu bohong. Dia meminta kubu Moeldoko tidak memanipulasi fakta tentang kondisi internal partai berlambang bintang Mercy tersebut. "Jangan mengada-ada. DPP di bawah AHY tidak pernah mengeluarkan aturan setoran DPD-DPC,” tegasnya kemarin (10/3/2021). Menurut dia, itu hanya ”nyanyian sumbang” para mantan kader yang telah dipecat dari partai.

Justru, lanjut Herzaky, kepengurusan AHY ini mengutamakan koalisi dengan rakyat. AHY mendorong para kadernya untuk memberikan sumbangsih nyata bagi masyarakat. Termasuk misalnya membantu rakyat di tempat-tempat yang membutuhkan seperti daerah yang terdampak bencana.

Herzaky menilai kepengurusan DPP kubu Moeldoko masih feodal karena menggunakan aturan-aturan lama. Pola itu diperlihatkan lewat KLB yang tak ubahnya kegiatan politik dagelan. "Makanya pada buat fitnah terus terhadap kepemimpinan AHY karena beda dengan gaya feodal," lanjut dia.

Sehari sebelumnya (9/3), pengurus Partai Demokrat versi KLB Deli Serdang memberikan keterangan kepada publik untuk kali pertama. Dalam kesempatan itu, salah seorang tokoh pendiri Partai Demokrat Darmizal mengklaim terjadi pemberian setoran dari DPD dan DPC untuk DPP. Hal tersebut membuat para pengurus di daerah keberatan, terutama di masa-masa pemilihan kepala daerah.

"Saya harus mengontemplasi, kalau dilanjutkan setoran-setoran itu, mahar-mahar calon kepala daerah, akan sangat memberatkan. Dan sayangnya, tidak ada feedback ke daerah,” ungkap Darmizal. Dia menambahkan bahwa setoran tersebut tidak dipertanggungjawabkan dalam Kongres Partai Demokrat 2020.

Ketika hendak melapor terkait mahar, ungkap Darmizal, semua jalur tertutup. Sebab, posisi ketua majelis tinggi, ketua umum, hingga ketua fraksi di DPR dipegang keluarga Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). "Itu latar belakang tertutupnya semua jalur. Inilah jalan terbaik, yaitu KLB," tegasnya.(deb/c9/bay/jpg)

 

Editor: Eka G Putra

Share
Published by

Recent Posts

APBD Terbatas, Meranti Andalkan Program IJD untuk Benahi 9,6 Km Jalan

Pemkab Kepulauan Meranti mengusulkan tiga ruas jalan sepanjang 9,6 km masuk program IJD dengan kebutuhan…

17 jam ago

Kabut Asap Karhutla Kembali Selimuti Pekanbaru, Polusi Tertinggi Ketiga di Indonesia

Kabut asap karhutla masih menyelimuti Pekanbaru. Kualitas udara memburuk, AQI mencapai 171 dan 156 titik…

18 jam ago

Bentrokan Konflik Lahan 80 Hektare di Kuansing, 9 Orang Terluka

Bentrokan dua kelompok terkait konflik lahan 80 hektare terjadi di Kuansing. Sembilan orang terluka dan…

18 jam ago

Jalan Sontang-Duri Kembali Berlumpur, Truk Bermuatan Berat Banyak Terjebak

Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan menggerus timbunan. Truk bermuatan berat kesulitan melintas dan terjebak…

18 jam ago

Erupsi 4 Gunung Bikin 8 Bandara Ditutup, 35 Penerbangan Pekanbaru-Jakarta Batal

Erupsi empat gunung mengganggu penerbangan. Sebanyak 35 penerbangan dari dan ke Pekanbaru batal setelah delapan…

18 jam ago

Distribusi Tersendat, Semen di Rohul Langka hingga Warga Harus Antre

Kelangkaan semen di Rohul hampir sebulan membuat warga harus booking. Omzet toko bangunan turun hingga…

19 jam ago