Ganjar Pranowo saat bertemu dengan anak-anak muda di Tim Pemenangan Muda Creative Hub, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. (TIM MEDIA GANJAR-MAHFUD)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Sejumlah program kerja calon presiden Ganjar Pranowo ternyata disambut positif anak-anak muda. Salah satu yang menarik perhatian mereka adalah program satu keluarga satu sarjana.
Kemarin (8/1) Ganjar bersama istrinya, Siti Atikoh, menemui anak-anak muda di Tim Pemenangan Muda Creative Hub di Jakarta Selatan. Salah satu yang hadir adalah Angga Fauzan. Angga mengaku senang bisa berbincang dengan Ganjar. Pasalnya, sederet program yang dicanangkan capres nomor urut 3 itu berpihak kepada generasi muda.
Misalnya, visi tentang satu keluarga kurang mampu satu sarjana. ’’Itu bisa menjadi katalisator teman-teman yang nanti bisa akhirnya kuliah, kemudian bisa membantu keluarganya, orang tua untuk membangun domino effect buat lingkungannya,’’ ujarnya.
Angga yang juga pendiri start-up pengembangan skill itu mengaku bahwa dirinya adalah warga Boyolali, Jawa Tengah. Dia menjadi saksi keberhasilan Ganjar selama dua periode memimpin Jawa Tengah.
Ganjar mengatakan, misi program tersebut adalah membantu anak-anak muda melanjutkan pendidikan tinggi sampai sarjana. Supaya mereka bisa memperbaiki kondisi keluarga mereka. Pihaknya juga akan berusaha menyediakan lapangan kerja. ’’Lapangan pekerjaan harus tersedia. Khususnya untuk anak-anak muda kita,’’ terangnya. (lum/c17/bay/jpg)
Polisi dalami kasus lansia tewas di Rumbai, Pekanbaru. Olah TKP kedua dilakukan, empat saksi diperiksa,…
Antrean panjang BBM terjadi di Pekanbaru. Warga rela antre hingga satu jam, bahkan membeli eceran…
SPBU Bangkinang tambah pasokan Pertalite hingga 16 ton untuk atasi antrean panjang jelang akhir bulan,…
Seorang JCH Kuansing meninggal dunia usai alami serangan jantung saat pelepasan. Jenazah dimakamkan di kampung…
Pengakuan satpam PUPR Riau di sidang Tipikor ungkap pengantaran uang Rp300 juta terkait dugaan pemerasan…
Vonis ringan kasus penggelapan Rp7,1 miliar di Inhil tuai sorotan. Kejari siap banding, korban kecewa…