Kepala Kantor Staf Presiden, Moeldoko.
“Penting enggak sih sebenarnya rekonsiliasi? Kan semuanya sudah selesai, masyarakat sudah baik-baik saja di bawah. Menurut saya hal yang sudah normal sebenarnya jadi tidak terlalu penting lah itu dibicarakan lagi,†ucap Moeldoko.
Wakil ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf itu pun menilai, kalaupun pertemuannya itu terjadi, maka hanya persoalan waktu saja. Namun kembali lagi, ketika semua sudah berjalan normal, hal itu bukan lagi menjadi prioritas.
Mantan panglima TNI itu tidak ingin bangsa ini terjebak pada hal yang tidak substansial. Sementara tantangan ke depan bukan hanya persoalan politik. Ada masalah pendidikan, hingga kesejahteraan masyarakat.
“Nanti kita semuanya hanya terjebak di situ (isu rekonsilisasi), kita menjadi enggak maju-maju. Jangan justru kata-kata rekonsiliasi ini malah menghambat, seolah-olah bangsa ini terjadi sesuatu yang luar biasa,†jelas Moeldoko.
Untuk itu dia mengimbau soal rekonsilisasi ini jangan terlalu dibesar-besarkan. Moeldoko juga khawatir agenda tersebut nantinya hanya sebatas negosiasi politik demi kepentingan kelompok tertentu saja.
Kisah Akiong dan Tony di PTPN IV Regional III menunjukkan harmoni etnis tumbuh alami di…
Hotel Dafam Pekanbaru hadirkan promo “Kala Iftar” Rp109 ribu per orang. Nikmati menu nusantara hingga…
Saya seorang wanita dan juga seorang pekerja. Saya ingin bertanya, bagaimana hukum sikat gigi atau…
Lapas Bengkalis gelar kerja bakti bersihkan Masjid Nurus’saadah jelang Ramadan agar jamaah lebih nyaman beribadah.
Transaksi ritel Lebaran 2026 ditargetkan tembus Rp50 triliun lewat program BINA dan dorongan belanja masyarakat…
Wabup Rohul pimpin pelepasan jenazah H Syofyan, Kades Lubuk Napal. Suasana haru iringi prosesi penghormatan…