Categories: Politik

MRP Tolak Pemekaran Provinsi Papua, Mahfud MD Bilang Begini

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan atau Menko Polhukam Mahfud MD angkat bicara terkait persoalan rencana pemekaran Papuayang mendapatkan tentangan dari Majelis Rakyat Papua (MRP).

MRP menolak pembentukan Provinsi Papua Selatan dan Provinsi Papua Pegunungan Tengah.

Menurut Mahfud, dinamika yang terjadi dari pemekaran provinsi ialah hal wajar. Dia menghargai pihak yang menentang pemekaran Provinsi Papua.

"Bahwa ada yang tidak setuju, ya, biasa. Pasti ada yang tidak setuju," kata Mahfud ditemui di kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (5/11).

Hanya saja, Mahfud menegaskan, urusan pemekaran Provinsi Papua datangnya dari rakyat Bumi Cendrawasih. Sejumlah tokoh masyarakat Papua mendatangi Presiden Jokowi di Istana Negara dan mengusulkan pemekaran provinsi.

"Jadi, yang minta itu pemekaran itu rakyat Papua sendiri kok, ketika ketemu presiden," lanjut dia.

Lebih lanjut, Mahfud pun menegaskan bahwa upaya pemekaran provinsi merupakan langkah tepat. Namun, dia tidak merinci alasan pemekaran itu tepat dilakukan.

"Nampaknya upaya pemekaran itu tepat. Namun, ada setuju tidak setuju, itu biasa," tutur dia.

Sebagai informasi, Ketua MRP Timotius Murib menyebut aspirasi pemekaran bukan berasal dari masyarakat Papua. Menurut dia, pemekaran kepentingan elite politik yang ingin mendapat kekuasaan.

Lagi pula, lanjut dia, pemekaran provinsi bisa terwujud dengan syarat mengantungi rekomendasi dari MRP. Oleh sebab sebab itu, pemerintah pusat harusnya memandang hak tersebut.

"Merujuk pada pasal 67 UU 21 Tahun 2001 untuk pembentukan provinsi di tanah Papua itu harus mendapatkan rekomendasi atau pertimbangan dari MRP. MRP tentu tidak akan memberikan rekomendasi tentang pemekaran itu," kata Timotius. (mg10/jpnn)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Wanita Asal Kuansing Ditemukan Tewas di Hotel Dharmasraya, Polisi Amankan Terduga Pelaku

Wanita asal Kuansing ditemukan meninggal di hotel di Dharmasraya. Polisi menduga korban dibunuh, sementara terduga…

9 jam ago

Promo Luxury July! Menginap di Mutiara Merdeka Pekanbaru Mulai Rp499 Ribu per Malam

Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru menghadirkan promo Luxury July. Menginap mulai Rp499 ribu nett lengkap dengan…

9 jam ago

Asyik Mendulang Emas, Remaja di Kuansing Tertimbun Longsoran Tebing hingga Meninggal

Remaja 15 tahun di Kuansing meninggal dunia setelah tertimbun longsoran tebing saat mendulang emas. Polisi…

9 jam ago

Antar Jemput Pelajar Gratis Dimulai, Bus Sekolah Pekanbaru Layani 7 Sekolah

Bus sekolah gratis resmi beroperasi di Pekanbaru mulai 13 Juli. Layanan tahap awal melayani tujuh…

9 jam ago

Bantuan CSR Rp65 Juta Disalurkan untuk 140 Nelayan Terdampak Dugaan Pencemaran Sungai Tapung

Sebanyak 140 nelayan Desa Kota Garo menerima bantuan CSR senilai Rp65 juta untuk memulihkan usaha…

13 jam ago

Agung Toyota Buka Program Trade In New Hilux, Mobil Lama Bisa Ditukar

Agung Toyota membuka program trade in New Hilux di Riau. Konsumen dapat menukar mobil lama…

1 hari ago