razman-arif-mengaku-diteror-dan-diancam
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Razman Arif Nasution mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua Advokasi dan Hukum Partai Demokrat kubu Moeldoko. Ia mengaku, sebelum memutuskan mudur, ada pihak-pihak yang mengancam dirinya dan keluarganya.
"Ada telepon yang mengingatkan saya supaya jangan mundur karena berisiko untuk keselamatan saya dan keluarga," ujar Razman kepada wartawan, Jumat (2/4).
"Saya jawab tidak takut dan saya tetap mundur dari jabatan, karena saya ini pejuang bukan pecundang," tambahnya.
Razman tidak memungkiri setiap tindakan yang ia perbuat pasti ada risikonya. Bahkan dirinya sudah biasa menghadapi ancaman-ancaman seperti ini. "Bagi saya setiap tindakan ada risikonya, apalagi kasus sebesar ini, lumrah bagi saya karena sudah sering menangani kasus-kasus besar," ungkapnya.
Sebelumnya, Razman Arif Nasution memutuskan mundur dari jabatannya sebagai Ketua Advokasi dan Hukum Partai Demokrat kubu Moeldoko. Ia mundur lantaran adanya ketidakcocokan dengan para koleganya di Partai Demokrat. Ia merasa tidak dlilibatkan dalam proses hukum yang tengah ditempuh kubu Moeldoko.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi
Kasus dugaan SPPD fiktif dan makan minum Setwan Pekanbaru masih disidik. Lebih 100 saksi diperiksa…
Sebanyak 101 Koperasi Merah Putih telah terbentuk di Kepulauan Meranti, namun hingga Agustus 2026 belum…
Jonatan Christie menang atas Matthias Kicklitz di Kejuaraan Dunia BWF 2026. Rehan/Gloria juga melaju setelah…
RAPP mendukung Pacu Jalur Nasional 2026 di Kuansing dengan total Rp350 juta, termasuk bantuan kebersihan…
Pemko Pekanbaru memperbaiki Jalan Teratai sepanjang 783 meter sekaligus membenahi drainase tersumbat untuk mengurangi genangan…
Unri mengenalkan Smart Posyandu kepada 35 kader dari 18 posyandu di Pandau Jaya untuk mendukung…