Categories: Pendidikan

Ashari: Terbukti Berbuat Curang, Peserta UTBK-SBMPTN Bakal Dipidana

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) mengambil sikap tegas atas dugaan kecurangan dalam pelaksanaan ujian tertulis berbasis komputer (UTBK). Peserta maupun oknum yang terbukti terlibat dalam dugaan kecurangan tersebut akan dituntut pidana.

Ketua LTMPT Mochamad Ashari menyampaikan, pihaknya telah melakukan proses pendalaman dengan melakukan pemeriksaan terhadap bukti-bukti yang tersedia. Bukti-bukti ini baik yang bersumber dari berita acara pelaksanaan ujian (BAPU), sistem UTBK- seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN) 2022, laporan masyarakat, termasuk info yang beredar di media sosial, dan analisis kecurangan. Apabila terbukti melakukan kecurangan, LTMPT tak akan segan memberi sanksi tegas.

”Peserta dan oknum yang terlibat dalam kecurangan akan dituntut dan diberi sanksi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, baik sanksi administrasi maupun pidana,” tegasnya, Senin (20/6/2022).

Di sisi lain, Ashari memastikan, bahwa selama pelaksanaan UTBK-SBMPTN 2022, baik gelombang 1 maupun gelombang 2, tidak terjadi kebocoran soal sama sekali meski sempat beredar foto-foto soal UTBK-SBMPTN 2022 di media sosial. Dia meyakinkan, LTMPT telah merancang soal UTBK-SBMPTN 2022 berbeda untuk setiap sesi.

”Artinya, tidak ada soal UTBK-SBMPTN 2022 yang sama antar sesi,” ujar Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) tersebut.

Karenanya, masyarakat diminta tidak resah dan khawatir mengenai penilaian dalam UTBK-SBMPTN 2022. Ashari mengatakan, upaya curang yang dilakukan oleh sejumlah oknum tersebut tidak berpengaruh terhadap keakuratan penilaian hasil UTBK sebagai bahan seleksi jalur SBMPTN 2022.

Seperti diberitakan sebelumnya, diduga telah terjadi kecurangan dalam pelaksanaan UTBK-SBMPTN 2022. Di mana, diketahui adanya peserta yang secara sengaja memfoto soal-soal ujian. Foto-foto tersebut kemudian disebar melalui sebuah grup Telegram.

Kasus dugaan kecurangan ini mencuat setelah akun Twitter @Chanecha022 mengunggah cuitan berisi link grup Telegram tersebut. Dalam link tersebut ternyata berisi foto-foto soal UTBK 2022. Padahal, membawa ponsel jadi salah satu hal yang dilarang saat ujian.

Mirisnya lagi, tak hanya satu orang yang diduga melakukan hal tersebut. Namun, puluhan. Bahkan, nama-nama mereka turut disebutkan dalam file tersebut. Cuitan tersebut kemudian ramai diperbincangkan hingga menjadi trending topic di Twitter.

Sumber: Jawapos.com

Editor: Edwar Yaman

 

 

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Menginap di Kamar Deluxe Cuma Rp455 Ribu, Hotel Mutiara Merdeka Hadirkan Paket “Koper”

Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru menghadirkan promo bulanan bertajuk Paket "Koper" dengan tarif Rp455 ribu per…

12 jam ago

Tingkatkan Kualitas Pembelajaran, Mahasiswa Pascasarjana UNRI Dampingi Guru MTsN 1 Kampar Kembangkan AI

Mahasiswa Magister Pendidikan Matematika FKIP UNRI mendampingi 45 guru MTsN 1 Kampar dalam memanfaatkan ChatGPT…

12 jam ago

Sekda Inhu Zulfahmi Adrian Koordinasi dengan BKN Atasi Polemik SK 247 Kepala Sekolah

Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu belum menerbitkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan bagi 247 kepala sekolah yang…

18 jam ago

Satu Tim dengan Sang Putra, Kebahagiaan Coach Suryo Dampingi Debut Alif di Firstman

Kepala pelatih MAN 1 Pekanbaru Suryo Pranoto merasakan kebahagiaan tersendiri saat mendampingi putra kandungnya, Muhammad…

18 jam ago

WNA Asal India Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Hotel Jalan Hang Tuah Duri

Seorang WNA asal India berinisial SR (61) ditemukan tidak bernyawa di kamar hotel kawasan Jalan…

2 hari ago

Polda Riau Libatkan Bhabinkamtibmas dalam Program Rehabilitasi Mangrove M4CR

Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Riau Kombes Pol Eko Budhi Purwono memperkuat komitmen menjaga ekosistem pesisir…

2 hari ago