Categories: Pendidikan

Belajar Ilmu Grafologi, Baca Karakter Lewat Tulisan Tangan

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Goresan tangan setiap orang berbeda-beda dan memiliki keunikan tersendiri. Tahu nggak sih, ternyata perbedaan itu bisa mengungkap kepribadian seseorang? Menariknya lagi, ada ilmu khusus untuk membaca tulisan tangan, lho. Namanya grafologi! Seorang grafolog bisa mengetahui karakter seseorang hanya lewat tulisan tangan. Wah!

”Ketika mengenal grafologi, saya langsung jatuh cinta. Sebab, ilmu ini menghasilkan pemetaan analisis perilaku manusia yang berbeda tiap individu. Grafologi yang diaplikasikan secara tepat bisa menjadi solusi bagi kehidupan personal maupun profesional. Ilmu ini juga bisa memberikan kontribusi di bidang penegakan hukum hingga sosial,” ujar Global Expert Graphologist, Deborah Dewi.

Tugas utama seorang grafolog adalah menjadi analis perilaku. Dengan mempelajari tulisan tangan secara komprehensif, grafolog mampu menghasilkan solusi akurat melalui pemetaan perilaku (behavioral profiling). Pemetaan atau analisis perilaku manusia berbeda dengan pemetaan benda mati. Ketika membuat pemetaan benda mati, kita bisa memisahkan bagian tertentu yang nggak membawa dampak terhadap objek secara keseluruhan.

“Namun, saat proses analisis perilaku manusia menggunakan ilmu grafologi, kita berhadapan dengan makhluk hidup yang kompleks dan setiap unsur berkontribusi dalam perilaku serta karakter manusia. Semua itu saling terkait satu sama lain. Jadi, ketika melakukan pemetaan terpisah, kita seperti hanya menginterpretasikan satu indikator tulisan tangan saja tanpa melibatkan analisis indikator lainnya secara komperehensif. Hasil analisisnya pun bisa menjadi bias,” sambungnya.

Informasi yang beredar luas terkait kamus grafologi nggak bisa dibendung dan dikendalikan. Ada yang ilmiah, ada pula yang sumbernya nggak diketahui. Kamus grafologi yang digunakan tanpa sistem analisis komprehensif akan mudah membuat seseorang melakukan penghakiman satu sama lain.

Ilmu yang diharapkan bisa menolong, justru akan menjadi alat merongrong kehidupan bermasyarakat. So, kalau kamu tertarik, cari sumber pembelajaran yang tepat ya! Satu lagi, untuk bisa mempraktekkan grafologi, kamu memerlukan sertifikat sebagai grafolog.

”Kesulitan grafolog biasa ditemukan saat ada orang yang ingin dianalisis, tapi nggak siap sama hasilnya. Saya beberapa kali berhadapan dengan orang yang ingin mengubah bentuk tulisan tangan dengan harapan hidupnya juga berubah. Namun, yang terjadi justru mereka kehilangan jati diri dan nggak bisa memaksimalkan kapasitasnya,” jelasnya.

Grafologi punya beragam manfaat di berbagai sektor. Karena itulah, grafolog jadi karier yang menjanjikan bagi mereka yang tertarik dengan isu human capital, pengembangan diri, serta menyukai industri blue ocean. Jumlah pesaing masih sedikit, tetapi market-nya luas.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: Edwar Yaman

///////////

 

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Solar Subsidi Langka di Riau, Sopir Truk Rela Antre Hingga 6 Jam di SPBU

Kelangkaan solar subsidi memicu antrean panjang hingga 6 jam di berbagai wilayah Riau. Masyarakat desak…

1 hari ago

DPRD Kepulauan Meranti Jadwalkan Pengesahan Dua Ranperda

DPRD Kepulauan Meranti bakal mengesahkan dua Ranperda yang telah rampung dibahas guna mendorong capaian Indeks…

1 hari ago

Tim SAR Hentikan Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal yang Hilang Kontak di Selat Sunda

Operasi pencarian 5 jurnalis dan 3 kru speedboat yang hilang kontak di Selat Sunda resmi…

1 hari ago

Diserahkan Menteri PPPA, Bunda Literasi Pekanbaru Sulastri Agung Nugroho Sabet Penghargaan Nasional

Ketua TP PKK sekaligus Bunda Literasi Pekanbaru Sulastri Agung Nugroho meraih penghargaan Apresiasi Swara Cantika…

1 hari ago

BMKG Deteksi 71 Titik Panas di Riau, 10 Daerah Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang

BMKG mencatat 3.227 titik panas di Sumatera dengan 71 titik berada di Riau. Peringatan dini…

1 hari ago

Dampak Asap Karhutla Makin Pekat, Pemkab Kuansing Liburkan Sekolah Dua Hari

Kualitas udara di Kuansing nyaris menyentuh level sangat tidak sehat. Disdikpora Kuansing memutuskan kembali menerapkan…

2 hari ago