Categories: Pendidikan

SMPN 33 Bentuk Tim TPPK

KOTA (RIAUPOS.CO) – Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 33 Pekanbaru telah membetuk Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) untuk antisipasi perundungan atau bullying.

Demikian disampaikan Wakil Bidang Kesiswaan SMPN 33 Pekanbaru Firdaus Spd kepada Riau Pos, Kamis (15/2).

TPPK ini bertujuan untuk memastikan adanya respon cepat dalam penanganan kekerasan atau perundungan ketika terjadi di SMPN 33 Pekanbaru.

TPPK ini perlu dibentuk karena banyaknya laporan dari siswa di bullying dalam status media sosial dan ini perlu diambil langkah-langkah dalam penanganan serta pencegahannya.

Menurutnya, Kepala SMPN 33 Pekanbaru Agusrialdi MPd sangat konsen akan hal ini. Seluruh komponen yang ada di sekolah termasuk siswa terlibat langsung dalam kegiatan deklarasi anti perundangan dan kekerasan baik fisik, verbal dan  sosial media.

“Agar siswa mengetahui apa itu bullying, perundungan dan kekerasan serta dampaknya kepada psikologis korban. Dengan deklarasi ini diharapkan siswa bisa memahami dan tidak terjadi di sekolah ini,” harapnya.

Disampaikannya juga bahwa pihaknya turut menggandeng berbagai pihak luar, baik  psikolog, konselor, Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Pekanbaru.

Di dalam TPPK ada pendidik, komite dan perwakilan orang tua yang akan memberikan pemahaman edukasi dan bimbingan kepada siswa.

“Alhamdulillah sekarang sudah jarang ada laporan perundungan. Bullying melalui media sosial dengan status menyindir, kebencian atau lainnya, sekarang sudah jarang terjadi,” ungkapnya.(*1)

Redaksi

Recent Posts

Ribuan PPPK Paruh Waktu Rohul Belum Terima Gaji Januari 2026

Sebanyak 1.608 PPPK Paruh Waktu di Rohul belum menerima gaji Januari 2026 karena masih dalam…

14 jam ago

DPRD Meranti Tegas Tolak Kenaikan Tarif Ferry, Pengusaha Dipanggil Hearing

DPRD Kepulauan Meranti menegaskan penolakan rencana kenaikan tarif ferry yang dinilai sepihak dan belum melalui…

16 jam ago

Tiang FO Tumbang, Pemko Pekanbaru Dorong Jaringan Telekomunikasi Bawah Tanah

Pemko Pekanbaru mendorong penerapan sistem ducting atau jaringan bawah tanah setelah insiden tumbangnya tiang fiber…

17 jam ago

Satu Lokasi, Banyak Layanan: MPP Inhil Permudah Urusan Haji dan Umrah

MPP Inhil menambah layanan haji dan umrah. Masyarakat kini bisa mengurus keperluan ibadah secara mudah…

1 hari ago

Patroli Malam Polisi Gagalkan Balap Liar, 29 Motor Diamankan

Polisi mengamankan 29 sepeda motor saat patroli balap liar di Simpang Garoga, Duri, guna menjaga…

2 hari ago

Unri Gandeng Tanoto Foundation Kembangkan Digitalisasi Soft Skills Mahasiswa

Unri bersama Tanoto Foundation membangun sistem digital soft skills mahasiswa terintegrasi, terukur, dan menjadi bagian…

2 hari ago