Pembina Yayasan Abdurrab Dr dr Susiana Tabrani MPd didampingi Rektor Universitas Abdurrab Prof Susi Endrini SSi MSc PhD menerima piagam Rekor MURI Penulisan Essay Biografi Tokoh Terbanyak dari Senior Customer Relations Manager MURI Andre Purwandono, Kamis (2/10/2025).
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Universitas Abdurrab (Univrab) kembali mencatatkan prestasi membanggakan. Setelah sehari sebelumnya memecahkan Rekor MURI Khatam Al-Qur’an Civitas Akademika Terbanyak, kini kampus tersebut berhasil menorehkan Rekor MURI baru lewat penulisan essay biografi tokoh oleh mahasiswa terbanyak.
Kegiatan yang digelar pada Kamis (2/10) diikuti 1.063 mahasiswa dengan tiga tokoh bangsa sebagai pilihan tema, yakni Buya Hamka, Prof Tabrani Rab, dan M. Natsir.
Pembina Yayasan Abdurrab, Dr dr Susiana Tabrani MPd, menyampaikan rasa bangganya atas capaian luar biasa itu. Ia menilai rekor ini bukan sekadar prestasi, melainkan juga langkah nyata dalam meningkatkan literasi generasi muda.
“Ini upaya kita mengenalkan kembali tokoh-tokoh bangsa agar mahasiswa tahu siapa Buya Hamka, Prof Tabrani, dan M. Natsir. Tokoh-tokoh inspiratif ini insya Allah bisa jadi panutan bagi mereka,” ujar Susiana.
Sejak berdiri, Univrab sudah mengoleksi empat Rekor MURI. Selain dua rekor terbaru ini, sebelumnya kampus juga pernah memecahkan rekor Pembacaan Gurindam 12 Pasal 5 oleh mahasiswa terbanyak (2023) dan Pembuatan Eco Enzyme serentak oleh civitas akademika terbanyak (2024).
Rektor Univrab, Prof Susi Endrini SSi MSc PhD, menambahkan, kegiatan penulisan essay kali ini menggandeng Perpustakaan Soeman Hs dan Balai Bahasa Provinsi Riau. Dari ribuan tulisan yang terkumpul, nantinya akan dipilih yang terbaik untuk dibukukan.
“Alhamdulillah, hari ini kami kembali memecahkan Rekor MURI dengan jumlah penulisan essay biografi tokoh terbanyak. Semoga ini bisa menumbuhkan minat baca dan menulis di kalangan mahasiswa,” kata Prof Susi.
Senior Customer Relations Manager MURI, Andre Purwandono, turut hadir dan mengapresiasi capaian Univrab. Menurutnya, rekor ini luar biasa karena mampu menggerakkan ribuan mahasiswa menulis tentang tokoh bangsa.
“Setiap mahasiswa menuliskan satu tokoh, dan total ada 1.063 mahasiswa yang terlibat. Ini sangat menginspirasi,” ujarnya.(ali)
Aksi penjambretan uang santunan anak yatim di Pekanbaru viral. Pelaku berpura-pura bertanya sebelum merampas amplop…
Pemko Pekanbaru mempercepat perbaikan jalan rusak jelang Idulfitri. Jalan Teluk Leok ditargetkan bisa dilalui aman…
Pemko Pekanbaru salurkan insentif Ramadan kepada 2.401 guru. Guru honor komite dapat tambahan hingga Rp600…
SPBU di Bantan, Bengkalis batasi pembelian BBM subsidi maksimal Rp200 ribu. Kebijakan ini menuai keluhan…
Sebanyak 38 peserta lolos seleksi administrasi calon anggota KI Riau 2026–2029 dan berhak mengikuti tes…
Kebakaran melanda empat bangunan usaha di Rimbo Panjang, Kampar. Tidak ada korban jiwa, penyebab masih…