Categories: Olahraga

Tak Berkembang di Chelsea, Kai Havertz Menyesal?

LONDON (RIAUPOS.CO) – Kai Havertz disebut menyesali kepindahannya ke Chelsea. Pemuda Jerman itu dianggap kurang bersinar di Stamford Bridge. 

Itu merupakan analisis seorang wartawan media Jerman, Bild, bernama Raymond Hinko. Dia menilai seharusnya Havertz tidak meninggalkan Bayer Leverkusen dan tergiur dengan uang dari The Blues. 

Sebab pelatih Chelsea Frank Lampard tak bisa memaksimalkan talentanya dengan baik. Havertz telah menjalani tujuh pertandingan terakhir tanpa satu pun gol dan assist. 

"Kai Havertz, bahkan jika dia tidak bilang, dia pasti menyesali pindah dari Leverkusen ke lini tengah Chelsea. Dia mengikuti iming-iming uang dan kini semuanya hancur berkeping-keping," tulis Hinko dikutip dari Sportskeeda, Kamis (31/12/2020). 

“Tidak merayakan Natal karena jauh dari keluarganya. Dia duduk di bangku cadangan saat timnya kalah 1-3 dari tim papan bawah Arsenal. Kemudian dia baru bermain seperempat jam terakhir. Itu hanya sebagai tanda belas kasihan. Hukuman yang berat untuk bakat seperti Havertz," ujarnya. 

Total Havertz sudah memainkan 20 pertandingan bersama Chelsea di semua ajang. Pemain 21 tahun itu baru mencetak empat gol.  Tiga gol di antaranya hadir di ajang Piala Liga Inggris. Saat ini Havertz terikat kontrak sampai Juni 2025 di Stamford Bridge. 

Sejatinya, banyak klub besar yang menunggu Havertz. Real Madrid dikabarkan sudah menyiapkan dananya untuk memboyong pemain serbabisa di lini tengah-serang tersebut pada musim panas tahun 2021.

Sumber: Bild/News/Sportskeeda/Soccerway
Editor: Hary B Koriun

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Dampak Asap Karhutla Makin Pekat, Pemkab Kuansing Liburkan Sekolah Dua Hari

Kualitas udara di Kuansing nyaris menyentuh level sangat tidak sehat. Disdikpora Kuansing memutuskan kembali menerapkan…

5 jam ago

Kabut Asap Karhutla Kian Pekat, 2.220 Warga Pelalawan Terserang Penyakit ISPA

Dampak kabut asap karhutla di Pelalawan sebabkan 2.220 warga terserang ISPA. Pemkab Pelalawan menyiagakan posko…

5 jam ago

Kualitas Udara Memburuk, Kasus ISPA di Kabupaten Kampar Tembus 1.740 Pasien

Kualitas udara Bangkinang masuk kategori sangat tidak sehat akibat kabut asap karhutla. Dinkes Kampar mencatat…

6 jam ago

PSPS Pekanbaru vs Persiraja Banda Aceh: Momentum Asykar Bertuah Bangkit di Laga Kandang

Gagal meraih poin di laga pembuka, PSPS Pekanbaru fokus melakukan evaluasi total jelang laga kandang…

6 jam ago

Menggugah Selera, Grand Elite Hotel Pekanbaru Hadirkan Menu Ayam Goreng Serundeng Sambal Bawang

Grand Elite Hotel Pekanbaru menghadirkan promo menu nusantara Ayam Goreng Serundeng Sambal Bawang lezat buatan…

14 jam ago

Operasional 1.276 SPPG Dihentikan Sementara, BGN Pastikan Pasokan Makan Bergizi Gratis Tetap Aman

Badan Gizi Nasional menindak tegas 1.276 SPPG dengan menghentikan sementara operasionalnya akibat belum memenuhi kriteria…

15 jam ago