egy-resmi-berbaju-fk-senica-di-liga-slovakia
SENICA (RIAUPOS.CO) – Penyerang muda berbakat Indonesia, Egy Maulana Vikri, resmi bergabung dengan klub Liga Utama Slovakia, FK Senica. Dengan begitu, mantan pemain Lechia Gdanks ini tak lagi berstatus tanpa klub.
Egy sempat dirumorkan akan kembali ke Indonesia dan satu klub Liga 1. Namun dia tetap ngotot ingin bermain di luar negeri, terutama di Eropa.
Merumput di Liga Slovakia, Egy akan mengenakan nomor punggung 17. Bersama FK Senica, pemain timnas Indonesia ini diyakini akan lebih mendapatkan jam terbang.
FK Senica sendiri pernah mencicipi kualifikasi Liga Champions. Pencapaian terbesarnya di kancah Eropa, yakni berlaga di babak ketiga Kualifikasi Liga Europa pada musim 2011-2012.
FK Senica dapat menjadi batu loncatan dirinya guna mendapat kesempatan membela klub yang lebih besar pada masa yang akan datang. Sebab, Egy diprediksi akan mendapatkan jam terbang lebih banyak di klub barunya.
Kendati demikian, ini menjadi ujian berat bagi Egy karena FK Senica tengah terseok-seok di Liga Slovakia dan kerap menghuni papan bawah. Klub baru Egy itu bahkan nyaris terdegradasi.
Namun, FK Senica tercatat memiliki hubungan kerja dengan klub besar di Liga Brazil, yaitu Cruzeiro dan Arapongas. Selain itu, Besiktas, klub terpandang di Turki, juga punya hubungan kerja dengan FK Senica. Jika tampil baik, Egy mungkin berkesempatan untuk main di klub-klub itu juga.
Sumber: JPNN/News/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun
Satlantas Polresta Pekanbaru menggelar patroli Blue Light dini hari dan mengamankan 12 sepeda motor pelanggar…
PT Butala Menang Abadi meluncurkan Menang Member Card di awal 2026 untuk mempermudah jemaah umrah…
Baznas Riau mencatat zakat ASN Pemprov Riau tahun 2025 mencapai Rp52,5 miliar dan terus mengoptimalkan…
Masyarakat Cerenti menggelar aksi damai dan menandatangani petisi menolak rencana relokasi warga TNTN ke Desa…
Kantin SDN 169 Pekanbaru terbakar dini hari. Lima unit damkar dikerahkan untuk memadamkan api dan…
Dermaga Peranggas di Kepulauan Meranti kian memprihatinkan dan dinilai tak layak pakai. DPRD mendesak pemerintah…