kurniawan-dipecat-pendukung-sabah-membela
SABAH (RIAUPOS.CO) – Kurniawan Dwi Yulianto telah didepak klub Liga Super Malaysia, Sabah FC, karena tak mampu meningkatkan performa tim. Mendapat putusan menyakitkan, eks pemain Timnas Indonesia itu mendapat banjir dukungan dari warganet.
Sebelumnya, Sabah FC yang dikperkuat Saddil Ramdhani kalah 0-2 dari Johor Darul Ta'zim (JDT) pada 8 Agustus 2021, 0-3 dari Penang FC pada 22 Agustus 2021, dan 0-4 dari UiTM pada 28 Agustus 2021.
Rentetan negatiF itu menjadi landasan Sabah memecat Kurniawan pada Ahad (29/8/2021) sore WIB. Dalam akun media sosial resmi Sabah FC, pihak klub telah menunjuk Burhan Ajui sebagai pelatih sementara menggantikan Kurniawan.
Namun, kepergian salah satu penyerang terbaik yang dimiliki Indonesia itu disayangkan oleh para pendukung Sabah FC. Dukungan dan kekesalan suporter para pihak klub pun membanjiri kolom komentar akun Instagram Sabah FC.
"Pemain yang tidak tampil bagus, pelatih yang salah." tulis akun @chals_chappuis.
"Sepertinya bukan pelatih, tapi pemain sudah tampak penat. Coba ganti pelatih dengan Pep Guardiola pun mustahil berubah??" ketik akun @bang7ago.
Hal yang sama juga dilontarkan oleh para netizen lain yang menyayangkan keputusan klub memecat Kurniawan. Bahkan kepergian sang pelatih juga dikomentari oleh anak asuhnya di Sabah FC, Saddil Ramdani dalam akun Instagram pribadinya.
"Jangan terlalu meratapi sebuah kata pisah karena sebabnya akan ada sapaan yang datang dan akan jauh lebih indah," unggal Saddil pada Sabtu (28/8/2021).
Lebih lanjut, Saddil pun mengucapkan terima kasih untuk Kurniawan yang dianggapnya sebagai sosok yang banyak membantunya.
"Terima kasih orang tuaku yang telah banyak merubahku ke arah yang lebih baik," tulis Saddil.
"Terima kasih motivasi dan kasih sayangnya untuk kami semua. Saya berharap yang terbaik untukmu coach," ujarnya.
Banyak pula netizen dan pemain di tanah air yang mendoakan supaya Kurniawan segera melatih tim baru dalam waktu dekat.
Sumber: Strait Times/News/Bernama/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun
Gajah jinak bernama Diego (17) mati di PLG Minas akibat infeksi pencernaan kronis. Ini menjadi…
Sektor putri SMAN 1 Pekanbaru dan SMA Darma Yudha sukses melaju ke partai final HSBL…
Sekda nonaktif Kuansing Zulkarnain didakwa menyuap Bupati nonaktif Suhardiman Amby dengan dua mobil mewah demi…
Kelangkaan solar subsidi memicu antrean panjang hingga 6 jam di berbagai wilayah Riau. Masyarakat desak…
DPRD Kepulauan Meranti bakal mengesahkan dua Ranperda yang telah rampung dibahas guna mendorong capaian Indeks…
Operasi pencarian 5 jurnalis dan 3 kru speedboat yang hilang kontak di Selat Sunda resmi…