hanya-rp1-2-triliun-menebus-haaland
DORTMUND (RIAUPOS.CO) – Kontrak striker Erling Haaland bersama Borussia Dortmund memang baru berakhir pada 2024. Tetapi, Haaland mungkin hengkang dari Signal Iduna Park, Dortmund, pada musim panas nanti. Pemicunya adalah nominal klausul pelepasannya yang sudah terbongkar.
Bild melansir bahwa tim mana pun yang menginginkan Haaland harus menebusnya seharga EUR 75 juta (Rp1,2 triliun). Klausul itu hanya berlaku pada musim panas nanti.
Nominal itu termasuk sangat terjangkau untuk striker yang mencetak 76 gol dalam 75 laga bersama Dortmund. Bahkan, Transfermarkt melansir bahwa market value Haaland saat ini dua kali lipat lebih besar daripada itu.
Marca melansir, setidaknya ada empat tim raksasa yang memiliki peluang paling besar menjadi klub baru Haaland musim depan. Yakni, Manchester United, Manchester City, Bayern Muenchen, dan Real Madrid.
Untuk United, mereka beruntung dilatih Ralf Rangnick yang memiliki koneksi luas di Jerman. The Sun melansir bahwa Rangnick bahkan sudah menggelar pertemuan dengan ayah Haaland, Alf-Inge, untuk memuluskan jalan ke United.
Rencananya adalah menduetkan Haaland dan Cristiano Ronaldo. "Aku sudah mengenal permainannya sejak dia di RB Salzburg. Haaland striker hebat dan seluruh dunia tahu itu," ujar Rangnick kepada The Sun.
Tetapi, ancaman terbesar sebenarnya ada di Bayern. Sejak sedekade terakhir, mereka memang kerap membajak pemain pilar Dortmund. Sebut saja Robert Lewandowski, Mario Goetze, dan Mats Hummels.(jpg)
Diduga akibat microsleep, Bus Pelangi menabrak truk tronton di Tol Pekanbaru-Dumai. Dua penumpang tewas, 16…
Tiga orang meninggal dunia, satu hilang, dan tiga selamat setelah KM Gading 2 tenggelam di…
Khas Pekanbaru Hotel menghadirkan promo School Holi-Deals selama Juli 2026 dengan paket menginap lengkap untuk…
Syahrul Aidi mengecam penghadangan Ustaz Abdul Somad di Kutai Barat dan meminta aparat menjamin keamanan…
Daftar ulang SPMB SD Negeri di Pekanbaru resmi dimulai. Orang tua melengkapi berkas, sementara sekolah…
Pemkab Kepulauan Meranti resmi menerapkan manajemen talenta ASN setelah mendapat persetujuan BKN. Pengisian JPTP tak…