dikte-total-permainan-hendra-ahsan-lolos-ke-final
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Ganda nomor dua dunia Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan sukses besar meraih back-to-back final pada ajang BWF World Tour Finals.
Dalam pertandingan semifinal di Impact Arena, Bangkok, hari ini (30/1), Hendra/Ahsan mengalahkan pasangan nomor satu Korea Selatan Choi Sol-gyu/Seo Seung-jae dalam dua game dengan skor 23-21 dan 21-13. Hendra/Ahsan menyelesaikan pertandingan dalam tempo 34 menit.
Pada game pertama, pertandingan berjalan dengan sangat seru. Hendra/Ahsan mengendalikan permainan dan memimpin dalam kondisi 12-9. Choi/Seo sempat menyamakan kedudukan dalam posisi 18-18. Tetapi, Hendra/Ahsan mampu mencapai game point lebih dulu dengan skor 20-18.
Pertandingan semakin menegangkan karena Choi/Seo berhasil mengejar dan menyamakan kedudukan dengan skor 20-20 lalu 21-21. Dan setelah empat kali mendapatkan kesempatan mengambil game pertama, Hendra/Ahsan memenangkan game pembuka dengan skor 23-21. Pertandingan yang berjalan intens tersebut berlangsung dalam tempo 17 menit.
"Jangan buru-buru. Dorong ke tengah, setelah itu taruh saja. Kita yang mainin arahnya," begitu instruksi pelatih kepala ganda putra Herry Iman Pierngadi kepada Hendra/Ahsan.
Arahan Herry IP itu jelas menyesuaikan dengan pertahanan Choi/Seo yang kuat. Salah satu cara agar Hendra/Ahsan sukses membongkar pertahanan lawan adalah pukulan-pukulan di tengah.
Setelah itu, ketika Choi/Seo masih bertahan dan berdiri agak ke belakang, Hendra/Ahsan bisa mencetak angka lewat drop shot-drop shot yang mematikan. Hal itu berhasil beberapa kali diaplikasikan pada game kedua.
Setelah kemenangan sulit di game pertama, Hendra/Ahsan benar-benar mengontrol pertandingan di game kedua. Mereka memimpin jauh dalam posisi 6-1, 10-3, dan 13-5. Choi/Seo sejatinya tidak menyerah begitu saja. Mereka terus mengejar dan memberikan tekanan.
Tetapi, dalam posisi 15-11, lewat permainan taktis, efektif, dan minim melakukan kesalahan, Hendra/Ahsan sukses melepaskan diri. Mereka mencetak tiga angka beruntun dan akhirnya memungkasi perlawanan Choi/Seo dengan skor 21-13.
Ini adalah final keempat bagi Hendra/Ahsan pada ajang BWF Superseries/World Tour Finals. Sebelumnya, mereka menembus final pada 2013, 2015, dan 2019. Ketiganya final itu, berhasil The Daddies tuntaskan menjadi juara.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi
Belanda menghadapi Jepang pada laga perdana Grup F Piala Dunia 2026. Samurai Biru kehilangan tiga…
Jerman mengawali Piala Dunia 2026 menghadapi debutan Curacao. Die Mannschaft diunggulkan meraih kemenangan pada laga…
Hutama Karya dan kepolisian rutin menggelar operasi microsleep di Tol Pekanbaru-Dumai untuk mencegah kecelakaan akibat…
Pembebasan PPN tiket pesawat domestik dinilai dapat menurunkan harga tiket, meningkatkan mobilitas masyarakat, dan mendorong…
PLN ULP Teluk Kuantan mempermudah pengajuan pemasangan listrik baru melalui PLN Mobile. Layanan dapat diakses…
Peserta khitanan massal HUT ke-242 Kota Pekanbaru mencapai 1.207 anak, melampaui target 1.100 peserta yang…