Categories: Olahraga

Ljungberg Gagal Paham dengan Pencoretan Ozil dari Skuat Arsenal

LONDON (RIAUPOS.CO) – Legenda Arsenal, Frederick Ljungberg, mengaku gagal paham dengan keputusan Mikel Arteta mencoret nama Mesut Ozil dari skuat asuhannya untuk musim 2020-2021. Padahal, Ljungberg menilai bahwa Ozil sejatinya masih layak membela Arsenal saat ini.

Sebagaimana diketahui, Ozil sendiri resmi bergabung dengan Arsenal pada jendela transfer musim panas 2013. Manajemen The Gunners  merekrutnya dari Real Madrid dengan mahar sebesar 45 juta euro atau sekitar Rp781 miliar.

Pada awal kehadiran Ozil, dia memang langsung menjadi andalan di lini tengah Arsenal. Bahkan posisi eks personel tim nasional (Timnas) Jerman tersebut nyaris tidak tergantikan di jajaran 11 pemain yang diturunkan Arsenal.

Akan tetapi sejak Arsene Wenger lengser dari posisi sebagai pelatih Arsenal, posisi Ozil mulai terpinggirkan. Bahkan ketika Arsenal diambil alih oleh Mikel Arteta, posisi Ozil bersama klub asal London Utara tersebut semakin tidak jelas.

Bahkan nama Ozil tidak didaftarkan oleh Arteta sebagai pemain Arsenal di Liga Inggris dan Liga Eropa 2020-2021. Kondisi tersebut pun membuat Ozil naik pitam, dan merasa heran dengan perlakuan manajemen Arsenal kepadanya.

Keputusan Arteta mencoret Ozil dari skuad Arsenal sendiri mendapatkan beragam respons. Ada yang mendukung, namun tidak sedikit yang mengecam. Ljungberg menjadi salah satu sosok yang mempertanyakan keputusan pencoretan Ozil dari skuad Arsenal musim ini.

Pasalnya menurut Ljungberg, Ozil sejatinya masih sangat layak mendapatkan kesempatan bermain di Arsenal pada saat ini. Terlebih, Ljungberg sadar betul bahwa Ozil merupakan salah satu pemain terbaik yang dimiliki Arsenal saat ini.

“Mesut adalah salah satu pesepakbola terhebat, kita tahu itu. Kita semua memiliki pendapat yang berbeda dan setiap orang harus menerima bahwa orang memiliki pendapat yang berbeda,” jelas Ljungberg, seperti ditulis Football London, Sabtu (28/11/2020).

“Bagi saya, mungkin perkembangan sepakbola sekarang terkadang dia tidak atletis dalam bertahan. Katakanlah ketika Anda melawan Manchester City Anda tidak memiliki bola dan hanya perlu mengejarnya, mungkin Anda membutuhkan lebih banyak pemain atletik,” lanjutnya.

“Apa yang saya coba lakukan, apa yang saya yakini, adalah bahwa ketika Anda melawan tim yang, di atas kertas, Anda adalah klub yang lebih besar atau Anda pikir mereka akan bertahan total dan Anda membutuhkan seseorang untuk membukanya, Mesut memiliki kualitas total untuk melakukan itu. Saya pikir ada ruang untuk pemain seperti itu dalam permainan semacam itu,” jelas pria berusia 43 tahun itu.

Sumber: Football London/News/Mirror
Editor: Hary B Koriun

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Antrean Bio Solar Mengular ke Badan Jalan Dishub Pekanbaru Minta Pengelola SPBU Bekerja Sama

Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru mendesak pengelola SPBU untuk aktif mengatur antrean bio solar yang meluber…

11 jam ago

Rumah Camat Merbau Hangus Terbakar di Teluk Belitung

Rumah milik Camat Merbau Wan Jumiati di Jalan Rambutan, Kelurahan Teluk Belitung, hangus terbakar pada…

12 jam ago

Verifikasi Berkas 153 Calon Kades di 54 Desa se-Rohul Diumumkan 27-28 Oktober 2026

Dinas PMPD Kabupaten Rokan Hulu mengingatkan panitia Pilkades serentak di 54 desa untuk menjaga netralitas…

18 jam ago

Aroma Busuk Mirip Telur dan Gas Bocor Resahkan Warga, DLHK Pekanbaru Telusuri Sumber Bau

DLHK Kota Pekanbaru menurunkan tim ke sejumlah kecamatan guna menelusuri sumber bau menyengat menyerupai gas…

18 jam ago

Kabur Usai Cabuli Murid Oknum Guru di Pelalawan Diburu Polisi dan Masuk DPO

Polres Pelalawan menetapkan oknum guru berinisial HS sebagai DPO atas dugaan kejahatan seksual terhadap murid…

19 jam ago

Dikukuhkan Jadi Guru Besar Unri, Prof Yesi Soroti Peran Akuntansi Manajemen di BUMDes

Prof Yesi Mutia Basri SE MSi Ak CA PhD resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang…

19 jam ago