pep-bisa-bikin-arteta-dipecat
MANCHESTER (RIAUPOS.CO) – Berkat izin Pep Guardiola, Mikel Arteta melepaskan jabatan sebagai asisten pelatih Manchester City demi menangani Arsenal pada 20 Desember 2019. Malam nanti tangan Pep pula yang mungkin menjadi penentu hilangnya jabatan Arteta di Arsenal.
Ya, meski menang 6-0 atas West Bromwich Albion di Piala Liga (26/8), rapor Arsenal masih merah di Premier League. Kalah beruntun dalam dua matchweek awal serta gagal mencetak sebiji gol pun. Sial bagi Arteta, dalam tiga pertemuan Premier League melawan tim Pep, Arsenal selalu scoreless.
Apalagi, malam nanti The Gunners harus menghadapi Cityzens di Etihad Stadium (siaran langsung Mola TV pukul 18.30 WIB). Norwich City sudah menjadi korban keganasan Ilkay Guendogan dkk sepekan lalu di Etihad Stadium (21/8). Juara bertahan Premier League itu menang lima gol tanpa balas.
Meski begitu, Mister –julukan Arteta– konfiden akan peluang timnya. "Kami yakin bisa mengubah narasi dan keluar dari situasi sulit," ujar Arteta yang tiga musim menjadi asisten Pep kepada Football London.
Sementara itu, dalam pre-match press conference di Etihad Campus (markas latihan City) tadi malam, Pep menyebut terlalu dini tentang kemungkinan Arteta lengser. Menurut pelatih berjuluk Sang Filsuf tersebut, Arteta adalah sosok yang punya ketenangan untuk keluar dari masalah.
"Dia baru memainkan dua laga, bukan 20 laga atau 50 laga. Bagaimana mungkin (memecat Arteta, red)," bela Pep kepada Manchester Evening News.(ren/c19/dns/jpg)
Oknum guru di salah satu SMAN Pekanbaru diduga melakukan pelecehan terhadap siswi saat kegiatan sekolah…
Disnaker Bengkalis dan Kuansing menetapkan pembayaran THR pekerja paling lambat H-7 Idulfitri 1447 H dan…
Whiz Prime Hotel Sudirman Pekanbaru hadirkan program Iftar Sahara dengan menu Timur Tengah dan Nusantara…
PTPN IV PalmCo melalui Regional III menggulirkan program intervensi stunting bagi 100 anak di Rohul…
Gara-gara knalpot motor bising, seorang siswa di Tempuling, Inhil dibacok tetangganya. Pelaku berhasil ditangkap polisi…
Spanduk kecaman terhadap kepala sekolah terpasang di SMPN 2 Batang Peranap. Akibatnya, siswa tak bisa…