Jonatan Christie merayakan keberhasilannya lolos ke final French Open 2019. (PP PBSI)
PRANCIS (RIAUPOS.CO) — Gila. Gila. Gila. Jonatan Christie mencatatkan salah satu comeback paling epik sepanjang sejarah bulu tangkis modern.
Tekanan-tekanan dia membuat Axelsen jatuh bangun mengejar shuttlecock.
“Yang saya lakukan tadi hanya berdoa dan tidak putus asa,” ungkap Jojo dalam siaran pers PP PBSI kepada Jawa Pos.
Jojo sejatinya mengawali laga dengan tidak baik. Dia terbawa pola permainan Axelsen yang benar-benar mengadu fisik.
Hasilnya, tampak di game pertama. Dia kalah dengan skor telak. Untung, hal itu dia perbaiki pada game selanjutnya.
“Di game pertama tadi (kemarin, Red) saya banyak melakukan kesalahan. Dan, di game kedua saya mencoba bermain lebih baik,” jelas Jojo.
Meski sang lawan kram, bukan berarti perjuangan Jojo lebih mudah. Sebab, gap angka yang harus dikejar sangat jauh.
Nah, perjuangan dia hari ini mencapai puncak. Dia sudah ditunggu Chen Long di final. Sekitar 1,5 jam sebelumnya, bintang Tiongkok tersebut juga membuat comeback yang luar biasa saat menghadapi Anthony Sinisuka Ginting. Tertinggal 11-18 pada game kedua, Chen mampu membalikkan kedudukan.
Bagi Jojo, Chen adalah batu sandungan akut.
Jonatan | Chen Long
22 Usia 30
179 Tinggi 187 cm
Kanan Pegangan kanan
2 Gelar 2019 0
7 Peringkat 4
0 H2H 7
PERTEMUAN TERAKHIR
Malaysia Open 2019 (6/4)
Jonatan KALAH 21-12, 10-21, 15-21.
Lima agenda wisata unggulan Riau resmi masuk Karisma Event Nusantara 2026 sebagai pengakuan nasional atas…
Harga kelapa bulat di Inhil kembali anjlok ke Rp3.800 per kilogram. Petani tertekan akibat biaya…
VBA Gowes Club mengapresiasi Riau Pos Fun Bike 2026 dan siap menurunkan puluhan peserta sebagai…
Setelah pembahasan panjang, DPRD Inhil resmi mengesahkan APBD Tahun Anggaran 2026 senilai Rp2,05 triliun dalam…
Komunitas Anthracite Bicycle Community Sawahlunto memastikan keikutsertaan lima goweser dalam ajang Riau Pos Fun Bike…
Harga cabai dan bawang di Pasar Selasa Tuah Karya Panam terpantau menurun. Pedagang menyebut fluktuasi…