Categories: Olahraga

Punya Rekor Buruk di GP Monako, Leclerc Mengaku Tak Terbebani

MONAKO (RIAUPOS.CO) – Charles Leclerc memanggul beban ekspektasi tinggi dari publik tuan rumah saat Grand Prix Monako digelar akhir pekan ini. Kendati demikian sang pembalap Ferrari mengaku tak merasakan tekanan berlebihan.

Dari lima balapan yang sudah dilakoninya di jalanan Monter Carlo, baik di Formula 2 dan Formula 1, Leclerc belum pernah finis dengan selamat. Kesialan Leclerc bahkan berlanjut ketika ia gagal start di GP Monako tahun lalu, setelah mengamankan pole position untuk Ferrari.

Ketika ditanya soal rekor tanpa finis di rumahnya jelang balapan tahun ini, Leclerc menjawab, “Saya tidak terlalu memikirkan itu.”

“Pastinya, ini bukan trek yang menguntungkan bagi saya. Tapi, inilah kehidupan, hal seperti itu bisa terjadi. Karena ini bagian dari olahraga balap dan terkadang sesuatu terjadi tidak seperti yang kita inginkan,” kata Leclerc dikutip Reuters.

“Saya akan melakukan pendekatan yang sama seperti balapan-balapan sebelumnya di musim ini. Karena itu terbukti sukses hingga sekarang,” jelasnya.

Pembalap berusia 24 tahun itu masih memimpin klasemen dengan margin 19 poin menjelang GP Spanyol pekan lalu. Namun akibat kerusakan mesin dia gagal finis di Barcelona. Buntutnya, posisi puncak klasemen harus direbut pembalap Red Bull Max Verstappen.

Verstappen, yang menang di Monako tahun lalu, kini unggul enam poin di puncak klasemen. Meski demikian, Leclerc optimistis masalah di Barcelona tidak akan terulang.

“Sejujurnya, saya tidak merasakan tekanan lebih besar daripada tahun-tahun sebelumnya,” kata dia.

“Saya akan mencoba fokus menjalankan tugas dan yakin bahwa ketika kami melakukannya dengan sempurna akhir pekan ini, kami berpeluang untuk menang,” ungkapnya.

Verstappen meraih kemenangan beruntun di di tiga balapan terakhir. Tapi belum pernah naik ke podium teratas empat kali secara beruntun sepanjang kariernya di F1. Seperti Leclerc, ia juga kurang beruntun balapan di negara kota itu sebelum menang pada 2021.

“Catatan balapan saya di Monako tidak terlalu bagus. Tapi pada akhirnya saya menang di sana tahun lalu dan ada kelegaan yang luar biasa ketika saya melintasi garis finis,” ucap sang pembalap Belanda.

Mercedes dan juara dunia tujuh kali Lewis Hamilton juga bisa menjadi ancaman akhir pekan ini setelah mereka menunjukkan tanda-tanda perbaikan performa mobil W13 di Barcelona.

“Monako bukan trek yang menyenangkan bagi kami. Dan tikungan lambat bukan kekuatan terbesar Mercedes musim ini seperti yang kami alami di Barcelona. Tapi kita telah melihat sejauh musim ini berjalan bahwa semua hal bisa terjadi (dalam balapan),” kata bos Mercedes Toto Wolff.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: Edwar Yaman

 

 

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Direksi Pertamina Drilling Tinjau Operasi Rig di Rokan, Perkuat Budaya Safety

Direksi Pertamina Drilling meninjau Rig PDSI#54.2 di wilayah kerja PHR Rokan untuk memastikan operasional berjalan…

14 jam ago

Agung Toyota Riau Luncurkan New Veloz Hybrid EV di Mal SKA, SPK Berhadiah Motor Listrik

Agung Toyota Riau meluncurkan Toyota New Veloz Hybrid EV di Mal SKA Pekanbaru. Pengunjung bisa…

15 jam ago

Kebakaran Dini Hari di Marpoyan Damai, 12 Kios dan Dua Mobil Hangus

Kebakaran hebat melanda 12 kios semipermanen di Jalan Merak Pekanbaru. Dua mobil minibus ikut terbakar,…

15 jam ago

Majelis Hakim Sudah Ditunjuk, Sidang Abdul Wahid Dimulai 26 Maret

PN Pekanbaru menetapkan sidang perdana kasus korupsi Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid pada 26 Maret.…

16 jam ago

Cuaca Panas Terik, Rumput Median Jalan di Pekanbaru Menguning

Cuaca panas hingga 34°C membuat tanaman penghijauan di median Jalan Soekarno Hatta Pekanbaru mulai mengering.…

16 jam ago

Bupati Siak Apresiasi Dukungan Pemprov Riau, Plt Gubri Soroti Perjuangan Afni

Plt Gubri Riau memuji perjuangan Bupati Siak Afni Zulkifli dalam memperjuangkan fiskal daerah. Pemprov Riau…

16 jam ago