Categories: Olahraga

Satgas Tangkap 2 DPO Kasus Pengaturan Skor

BEKASI (RIAUPOS.CO) — Kasus dugaan pengaturan skor laga antara Persikasi Bekasi melawan Perses Sumedang telah diungkap habis. Satgas Antimafia Bola Jilid 3 telah berhasil menangkap dua orang DPO kasus tersebut.

Kasatgas Antimafia Bola Brigjen Pol Hendro Pandowo mengatakan, penanganan kasus ini merupakan tindak lanjut dari hasil pengungkapan satgas sebelumnya pada 6 November 2019 lalu. Saat itu petugas berhasil mengamankan 6 orang tersangka. Terdiri dari managemen Persikasi, EXCO PSSI Jawa Barat hingga pihak wasit pertandingan.

"Saat itu Persikasi Bekasi mau kesebelasannya menang hingga bergerak dari liga 3 ke 2. dari manajemen club bekasi berkoordinasi dengan EXCO melakukan pengaturan skor dan betul dimenangkan Persikasi Bekasi dengan skor 3-2," ungkap Hendro di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (26/2).

Setelah melakukan pengembangan kasus, ada dua orang tersangka lain berinisial HN dan KH yang berstatus DPO. Keduanya berhasil ditangkap ditangkap baru-baru ini di daerah Menteng dan Bekasi.

"Saya kasih daedline sebelum habis bulan Februari sudah ketangkap. Alhamdulillah tersangka HN Asprop PSSI Jabar kita tangkap dan KH salah satu pegawai negeri di Kabupaten Bekasi kita amankan. Sehingga tunggakan perkara di jilid 2 sudah tuntas," jelas Hendro.

Dia menerangkan, kedua tersangka tersebut diduga terlibat kasus pengaturan skor ini berupa penerimaan uang senilai Rp 2-4 juta. HN diketahui berperan sebagai memilih perangkat wasit dalam pertandingan itu.

"Jabatannya Asprop di EXCO Jabar dia yang atur siapa wasit utama, wasit pembantu sehingga apa keinginan Persikasi Bekasi menang dan tercapai dengan berikan uang akhirnya skor 3-2," tegas Hendro.

Sementara itu, menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menyebut KH berperan sebagai perantara pemberi uang ke oknum di EXCO PSSI. "Hasil pendalaman dia terima sekitar Rp 60 juta itu perannya masing-masing," pungkas Yusri.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Kasus Perampokan Maut di Rumbai, Polisi Kantongi Petunjuk Pelaku

Polisi dalami kasus lansia tewas di Rumbai, Pekanbaru. Olah TKP kedua dilakukan, empat saksi diperiksa,…

8 jam ago

Antrean BBM Mengular di Pekanbaru, Warga Rela Tunggu Hingga Tengah Malam

Antrean panjang BBM terjadi di Pekanbaru. Warga rela antre hingga satu jam, bahkan membeli eceran…

11 jam ago

Jalan Mulus, Warga Lubuk Betung Ramai-ramai Ucapkan Terima Kasih ke Pemkab Rohul

Jalan di Lubuk Betung Rohul kini mulus usai diaspal. Warga rasakan manfaatnya dan ucapkan terima…

13 jam ago

Cegah Kelangkaan Pertalite, SPBU Bangkinang Tambah Pasokan hingga 16 Ton

SPBU Bangkinang tambah pasokan Pertalite hingga 16 ton untuk atasi antrean panjang jelang akhir bulan,…

2 hari ago

Jemaah Calon Haji Kuansing Meninggal Saat Momen Pelepasan, Jenazah Dimakamkan di Kampung Halaman

Seorang JCH Kuansing meninggal dunia usai alami serangan jantung saat pelepasan. Jenazah dimakamkan di kampung…

3 hari ago

Fakta Baru Kasus Korupsi Riau, Satpam Ngaku Antar Duit Rp300 Juta

Pengakuan satpam PUPR Riau di sidang Tipikor ungkap pengantaran uang Rp300 juta terkait dugaan pemerasan…

3 hari ago