Categories: Olahraga

Mesin Pendingin di Stadion Piala Dunia Ramah Penonton Alergi

DOHA (RIAUPOS.CO) – Salah satu hal baru dalam Piala Dunia Qatar adalah penggunaan mesin pendingin bertenaga surya di dalam stadion. Meski waktu perhelatan sudah digeser dari Juni–Juli ke November–Desember, kekhawatiran suhu panas di Qatar tetap muncul. Mesin pendingin dianggap sebagai solusinya.

Mesin pendingin yang diletakkan di tribun penonton dekat lapangan itu bekerja dengan cara menyerap udara panas dari luar, kemudian disaring jadi udara dingin untuk masuk ke stadion. Sistem tersebut bisa optimal lantaran atap stadion yang buka-tutup. Hal itu dilakukan agar kesejukan udara terjaga.

Suhu yang akan dihasilkan dari rangkaian sistem tersebut nanti berkisar 20 derajat Celsius. Angka yang nyaris serupa dengan suhu di Eropa ketika musim panas. Contohnya, final Euro 2020 yang dihelat tahun lalu di London. Suhu paling panas adalah 18 derajat Celsius.

”Kami bukan sekadar menyejukkan udara. Kami sekaligus membersihkannya. Jika ada penonton atau personel tim yang memiliki alergi, dia tidak akan mengalami masalah di dalam stadion kami karena kami memiliki udara paling murni di sana,’’ papar Dr Saud Abdulaziz Abdul Ghani, pelopor proyek mesin pendingin dalam stadion di Piala Dunia 2022 sekaligus profesor teknik mesin Universitas Qatar kepada Sporting News.

Penggunaan mesin pendingin di dalam stadion sekaligus pijakan Qatar untuk mencapai hal baru lainnya. Yaitu, sebagai tuan rumah Piala Dunia pertama yang bebas karbon. Minimnya emisi kendaraan akan terjadi selama perhelatan turnamen empat tahunan tersebut.

Transportasi antara satu stadion dan stadion lainnya yang tidak lebih dari satu jam mendukung hal itu. Artinya, suporter berpotensi menghadiri dua pertandingan atau lebih dalam satu hari yang membuat konsumsi bahan bakar kendaraan atau moda transportasi yang dinaikinya otomatis ikut berkurang. (io/c6/dns/jpg)

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: Edwar Yaman

 

 

 

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Lima Qori dan Qoriah Kuansing Lolos Perkuat Riau di MTQ Nasional 2026

Kuansing sukses menjadi tuan rumah MTQ Riau 2026 dan meloloskan lima qori-qoriah untuk memperkuat kafilah…

9 jam ago

Masih Ada 3.350 Kursi Kosong di SD Negeri Pekanbaru, Ini Sebaran Lengkapnya

Pemko Pekanbaru mencatat masih ada 3.350 kursi kosong di 108 SD Negeri usai pengumuman SPMB…

9 jam ago

Ribuan Warga Antusias Ikuti Fun Walk Mitsubishi Motors dan Riau Pos di Grand Ubud Pekanbaru

Fun Walk Mitsubishi Motors bersama Riau Pos di Grand Ubud Pekanbaru berlangsung meriah, menghadirkan olahraga,…

9 jam ago

Hakim Vonis IRT Bersalah Usai Hina Dokter Spesialis, Dijatuhi Denda Rp5 Juta

IRT di Pekanbaru divonis bersalah atas tindak pidana penghinaan terhadap seorang dokter spesialis dan dijatuhi…

9 jam ago

Brazil adalah Brazil, Ancelotti Tetaplah Don Carlo

Carlo Ancelotti mulai menunjukkan sentuhan pragmatis bersama Brazil. Kini Selecao bersiap menghadapi ancaman Erling Haaland…

1 hari ago

Pecah Rekor 10 Tahun, Kafilah Inhu Sukses Tembus 4 Besar MTQ Riau 2026

Kafilah Inhu mencetak sejarah dengan finis di peringkat IV MTQ Riau 2026. Prestasi terbaik dalam…

1 hari ago