Categories: Olahraga

Apresiasi Menembak Sumbang Emas Terbanyak Kedua SEA Games, Ini Kata DH

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kerja keras Pengurus Besar Persatuan Olahraga Menembak Indonesia (PB Perbakin) membuahkan hasil di SEA Games 2021 Hanoi. Menembak menjadi cabang olahraga tersukses kedua di pesta olahraga Asia Tenggara itu dengan mengumpulkan delapan medali emas, enam perak, dan dua perunggu. Cabang peraih emas terbanyak dipegang dayung dengan total 14 emas, 13 perak dan tiga perunggu. Peraih emas terbanyak ketiga adalah panahan dengan lima emas dan satu perak.

Pencapaian itu membuat tim menembak Indonesia puas. Manajer tim Candy Christian Riantori mengaku sangat bangga dengan hasil SEA Games 2021. Ia mengatakan hasil itu tidak diraih dengan mudah. Perlu kerja keras, terutama dalam program latihan.

“Ini tidak diraih semudah membalik telapak tangan. Kami menjalankan program latihan yang ketat dan keras,” kata Candy, seperti yang disampaikan NOC Indonesia dalam keterangan resminya, Rabu (25/5/2022).

Selama Pelatnas berlangsung, para atlet juga diberi kesempatan mengikuti kejuaraan-kejuaraan dunia dan regional. Seperti kejuaraan di Budapest, Hungaria. Ini menjadi uji mental bagi atlet Indonesia, karena kejuaraan ini diikuti atlet kelas dunia.

Dari kejuaraan-kejuaraan tersebut ternyata mampu membangkitkan semangat atlet Indonesia. Pengalaman bersaing dengan atlet tingkat dunia menimbulkan kepercayaan diri yang tinggi, sehingga berpengaruh saat tampil di SEA Games.

Bukan hanya PB Perbakin yang bangga. Pengurus Provinsi (Pengprov) Perbakin Riau juga ikut bangga dengan hasil yang dicapai atlet menembak Indonesia. Sebab satu dari delapan medali emas yang direbut Indonesia lahir dari atlet Riau. Ia adalah Totok Trimartanto. Atlet yang sudah berkali-kali mempersembahkan medali emas bagi Riau di Pekan Olahraga Nasional (PON) ini meraih medali emas SEA Games 2021 nomor rapid fire pistol tim putra bersama mantan atlet Riau Anang Yulianto dan Dewa Putu Suteja. Mereka mencatatkan nilai 1.710, unggul atas Vietnam yang meraih perak dengan nilai 1.706 dan Thailand yang meraih perunggu dengan koleksi 1.698 poin.

“Kami pasti bangga, atlet Riau bisa mempersembahkan medali emas bagi Indonesia. Ini sumbangan kami bagi negara yang kita cintai,” kata Ketua Perbakin Riau Deddy Handoko Alimin kepada Riaupos.co, Rabu (25/5/2022).

DH, panggilan Deddy Handoko, berharap keberhasilan Totok menjadi pemicu semangat bagi atlet Riau untuk lebih berprestasi. Kini Totok memang menjadi panutan bagi atlet Riau. Selain sebagai atlet senior, prestasi Totok juga pantas dijadikan contoh oleh atlet Riau lainnya.

“Target kami adalah PON. Karena itu setelah SEA Games ini, atlet akan kami fokuskan kembali untuk mendulang prestasi di PON yang akan diselenggarakan di Sumatera Utara dan Aceh. Semoga hasil yang diraih menembak Riau lebih baik lagi,” harap DH.

Laporan: Abdul Gapur (Pekanbaru)

Editor: Eka G Putra

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Solar Subsidi Langka di Riau, Sopir Truk Rela Antre Hingga 6 Jam di SPBU

Kelangkaan solar subsidi memicu antrean panjang hingga 6 jam di berbagai wilayah Riau. Masyarakat desak…

10 jam ago

DPRD Kepulauan Meranti Jadwalkan Pengesahan Dua Ranperda

DPRD Kepulauan Meranti bakal mengesahkan dua Ranperda yang telah rampung dibahas guna mendorong capaian Indeks…

10 jam ago

Tim SAR Hentikan Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal yang Hilang Kontak di Selat Sunda

Operasi pencarian 5 jurnalis dan 3 kru speedboat yang hilang kontak di Selat Sunda resmi…

10 jam ago

Diserahkan Menteri PPPA, Bunda Literasi Pekanbaru Sulastri Agung Nugroho Sabet Penghargaan Nasional

Ketua TP PKK sekaligus Bunda Literasi Pekanbaru Sulastri Agung Nugroho meraih penghargaan Apresiasi Swara Cantika…

10 jam ago

BMKG Deteksi 71 Titik Panas di Riau, 10 Daerah Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang

BMKG mencatat 3.227 titik panas di Sumatera dengan 71 titik berada di Riau. Peringatan dini…

11 jam ago

Dampak Asap Karhutla Makin Pekat, Pemkab Kuansing Liburkan Sekolah Dua Hari

Kualitas udara di Kuansing nyaris menyentuh level sangat tidak sehat. Disdikpora Kuansing memutuskan kembali menerapkan…

22 jam ago