Categories: Olahraga

Ferrari Menang Tiga Race Beruntun, Mercedes Ketakutan

 

SINGAPURA (RIAUPOS.CO) — Kebangkitan Ferrari dalam tiga race terakhir benar-benar mengerikan. Di GP Singapura Minggu malam lalu (22/9), Sebastian Vettel dan Charles Leclerc finis 1-2. Mercedes dan Red Bull langsung ketakutan. Situasi paddock mereka –terutama Mercedes– memanas saat ini.

Team Principal Toto Wolff gusar dengan hasil yang dicatatkan Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas. Keduanya tak hanya gagal menang. Mereka bahkan gagal naik podium. Mereka masuk finis di urutan keempat dan kelima.

Padahal, sebelumnya Mercedes difavoritkan menguasai seri balapan malam tersebut.

’’Kami tidak bisa mengoptimalkan apa yang seharusnya dioptimalkan. Menurut saya, kesalahan terbesar kami adalah kualifikasi. Padahal, itu paling menentukan di Singapura,’’ papar Wolff sebagaimana dikutip Crash.

Hamilton sebenarnya mampu start dari posisi kedua di belakang Leclerc. Tapi, saat lomba, dia merosot ke posisi keempat gara-gara Vettel melakukan undercut (masuk pit lebih awal untuk mendapatkan keuntungan punya ban baru).

’’Kami semua marah,’’ kata Wolff. ’’Saya baru saja bertemu seluruh mekanik dan pembalap. Dan, kami semua merasa bahwa kami salah banget. Kami salah banget sepanjang weekend ini. Kami sangat terganggu. Sangat kesal. Kami merasa kehilangan banyak sekali kesempatan. Tidak ada orang di tim kami yang tidak merasa begitu,’’ tegasnya.

Hamilton juga menyadari posisinya terancam. Sebab, Ferrari seperti sudah menemukan performa terbaiknya. ’’Ferrari sangat cepat di semua sirkuit. Mereka tidak hanya cepat di lintasan lurus, tapi juga di tikungan. Kami tidak bisa bersaing dengan mereka di lintasan lurus,’’ papar Hamilton.

Dia ingin Mercedes bangkit di GP Rusia akhir pekan ini (29/9). ’’Kami harus berhenti bersantai. Harus bangkit dan kerja keras lagi,’’ terang Hamilton dikutip Daily Express. Saat ini, dia leading 65 poin atas Bottas. Dengan Leclerc dan Max Verstappen (Red Bull), dia masih unggul 96 poin. ’’Saya punya gap (poin), tetapi itu bisa saja dengan mudah hilang,’’ ketusnya.

Sementara itu, situasi serupa dialami Red Bull. Verstappen menyatakan bahwa hasil di GP Singapura adalah alarm wake-up call buat timnya. ’’Dari Austria dan seterusnya, ini mungkin menjadi balapan terburuk kami, dari segi performa, di mana kami berharap akan sangat bagus,’’ kata pembalap Belanda itu dikutip Sky Sports.

Tetapi, Red Bull sudah mengantongi catatan. Verstappen juga punya ide untuk bisa melakukan perubahan di GP Rusia akhir pekan ini. ’’Kami akan terus berusaha dan masih ada pekerjaan yang harus dilakukan, saya tahu itu,’’ lanjutnya.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Bupati Inhu Dorong UMKM Urus Sertifikat Halal Gratis, OPD Diminta Aktif Dampingi

Bupati Inhu meminta OPD mendampingi UMKM mengurus sertifikat halal gratis agar pelaku usaha memanfaatkan program…

6 jam ago

APHI Riau Dorong Pelaku Usaha Hutan Garap Peluang Bisnis Karbon Lewat Aturan Baru

APHI Riau dan Fairatmos menggelar diskusi perdagangan karbon guna memperkuat kapasitas pemegang PBPH menyambut implementasi…

7 jam ago

Diterjang Ombak Besar, Speedboat Rute Kuala Tungkal–Sungai Guntung Karam, Seluruh Penumpang Selamat

Speedboat SB Karya Budi karam diterjang ombak besar di perairan Mandah, Inhil. Berkat kesigapan nakhoda,…

9 jam ago

16 ASN Pemko Pekanbaru Resmi Dilantik, Wako Agung: Kinerja Akan Terus Dievaluasi

Pemko Pekanbaru melantik 16 ASN dalam mutasi dan rotasi jabatan. Wali Kota Agung Nugroho menegaskan…

11 jam ago

Masih Nekat Buang Sampah Sembarangan, 29 Pelanggar di Pekanbaru Ditindak DLHK

DLHK Pekanbaru menindak 29 pelanggar yang membuang sampah sembarangan selama Januari-Juni 2026. Denda Rp11,95 juta…

11 jam ago

Aksi Standing di Jembatan Rantau Berangin Berujung Petaka, Pemuda Kampar Jatuh ke Sungai Kampar

Seorang pemuda di Kampar diduga terjatuh ke Sungai Kampar usai melakukan aksi standing di atas…

11 jam ago