Coco Gauff (afp)
MELBOURNE (RIAUPOS.CO) – Juara AS Open Coco Gauff mengatasi perlawanan kuat dari petenis non-unggulan Marta Kostyuk pada perempatfinal Australia Open 2024 di Rod Laver Arena, Selasa (23/1). Kemenangan ini membuatnya melaju ke semifinal Australia Open pertama dalam kariernya.
Unggulan keempat asal Amerika itu mengalahkan petenis Ukraina tersebut dalam cuaca panas di Rod Laver Arena. Ia meraih kemenangan 7-6(8/6), 6-7(3/7), 6-2 dalam waktu tiga jam delapan menit. Dia akan menghadapi juara bertahan dan unggulan kedua Aryna Sabalenka atau unggulan kesembilan Barbora Krejcikova pada Kamis untuk memperebutkan satu tempat di final.
Sementara itu, petenis asal Serbia Novak Djokovic sukses mengamankan tiket ke semifinal usai menang dengan skor 7(7)-6(3), 4-6, 6-2, dan 6-3.
Setelah menunjukkan performa yang buruk untuk melaju ke delapan besar, penampilan petenis berusia 19 tahun itu jauh dari meyakinkan pada pertandingan perempat final. Dia kesulitan dalam melakukan servis dan membuang banyak peluang.
“Senang, sangat bangga dengan pertarungan yang saya tunjukkan hari ini,” kata Gauff, yang tidak pernah melaju melampaui babak keempat di Melbourne Park dalam empat upaya sebelumnya, seperti disiarkan AFP. “Marta adalah lawan yang tangguh… Saya benar-benar berjuang dan mengeluarkan semuanya di lapangan hari ini.”
Tak hanya Gauff, Kostyuk juga tampil kurang maksimal. Keduanya melakukan 107 unforced error.(jpg)
Tim roadshow Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau hadir menyapa para pelajar SMA…
Dinas PUPRPKP Kabupaten Indragiri Hulu mencari solusi anggaran senilai Rp500 juta usai Jembatan Sarang Elang…
Konsulat Malaysia di Pekanbaru menggelar Pameran Kebudayaan Internasional 2026 di UIN Suska Riau dengan menyuguhkan…
Pemprov Riau melalui Dinas PUPR-PKPP mulai melebarkan Jalan HR Soebrantas dan Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru…
Rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkalis terkendala setelah lahan usulan di Desa Wonosari ditolak Kemensos…
Satreskrim Polresta Pekanbaru menetapkan pria berinisial S sebagai tersangka penipuan investasi proyek pengangkutan batu bara…