BARCELONA (RIAUPOS.CO) – Nasib sial dialami Gerard Pique. Dia terancam absen panjang karena mendapatkan cedera lutut saat Barcelona menghadapi Atletico Madrid di Estadio Wanda Metropolitano, Ahad (22/11/2020) dini hari WIB.
Dalam laga yang dimenangkan Atletico 1-0 tersebut, Pique ditarik keluar pada menit 62. Cederanya sangat parah sehingga terancam tak bisa main selama enam hingga delapan bulan.
Pique mendapat cedera setelah berusaha menghalangi pergerakan gelandang menyerang Atletico, Angel Martin Correa. Sialnya, Correa yang terjatuh, tubuhnya menghantam lutut Pique ke arah dalam. Di tayangan ulang televisi, terlihat lutut Pique terdorong dan berada pada posisi yang tak semestinya.
"Tes yang sudah dilakukan menunjukkan bahwa dia mengalami cedera level tiga di bagian lateral internal dan cedera parsial pada ligamentum cruciatum anterior lutut kanannya," bunyi pernyataan resmi Barcelona seperti dikutip Marca, Senin (23/11/2020).
Fakta ini tentu menjadi pukulan telak buat Los Blaugrana. Sebab tinggal Clement Lenglet, bek tengah yang berada dalam kondisi fit 100 persen.
Untuk mengatasi rapuhnya lini pertahanan, Ronald Koeman memanggil Oscar Mingueza. Saat ini sang pemain merupakan bek di skuat Barcelona B. Mingueza berpeluang debut saat Barcelona menghadapi Dynamo Kiev di Liga Champions, Rabu (25/11/2020) dini hari WIB.
Selain itu, Koeman kabarnya juga memanggil Santiago Ramos untuk menambah stok di lini belakang timnya. Selain Pique, Barcelona juga ditinggal Sergi Roberto. Sang pemain masuk ruang medis karena cedera otot.
Sumber: Marca/News/Soccerway
Editor: Hary B Koriun
MUED 2026 menjadi ajang Universitas Riau memperkuat kolaborasi berkelanjutan dengan mitra strategis melalui inovasi dan…
Wabup Rohul menemukan harga TBS sawit di sejumlah PKS masih di bawah ketetapan Pemprov Riau…
Sebanyak 816 peserta MTQ ke-44 Provinsi Riau resmi ditetapkan. Kuansing sebagai tuan rumah mengklaim seluruh…
Dua personel Polres Inhil resmi diberhentikan tidak dengan hormat. Kapolres menegaskan komitmen penegakan disiplin dan…
Pemko Pekanbaru menyerahkan mobil operasional dan menambah petugas kebersihan di setiap kecamatan untuk mempercepat penanganan…
Pengembalian dana kelebihan bayar seragam SMA negeri di Pekanbaru masih berlangsung. Sekolah juga menolak seragam…