karena-hal-ini-tokyo-verdy-tertarik-merekrut-arhan
TOKYO (RIAUPOS.CO) – Direktur Teknik Tokyo Verdy Kentaro Tsuboi membeberkan kronologi merekrut bek kiri muda timnas Indonesia asal PSIS Semarang, Pratama Arhan.
Arhan menjadi pemain baru Tokyo Verdy pada musim ini setelah direkrut secara gratis dari PSIS Semarang. Dalam YouTube J-League International, Kentaro Tsuboi mengatakan awal mula pihaknya tertarik dengan pemain 20 tahun tersebut.
Menurut Tsuboi, saat jendela transfer dibuka, dia menerima sejumlah daftar pemain. Tsuboi lalu meneliti kualitas pemain-pemain tersebut lewat tayangan video.
"Saya menerima daftarnya, lalu mengecek permainan aslinya di video," ujar Kentaro Tsuboi.
"Setelah itu mata saya tertuju ke Arhan, seperti itu alur secara garis besarnya," ucap Tsuboi menambahkan.
Perekrutan Arhan tidak saja semata-mata demi kepentingan teknis yang bisa memperkuat skuad Tokyo Verdy, tetapi juga karena alasan bisnis.
"Saya merasa level sepakbola di Indonesia meningkat pesat," kata Direktur Bisnis Verdy, Yuta Saito.
"Jadi kami merasa ingin mencari kesempatan baru di Indonesia," tutur Saito melanjutkan.
Arhan yang memiliki 3 juta pengikut di Instagram langsung memberikan dampak kepada Tokyo Verdy usai pengumuman transfer. Akun Instagram Tokyo Verdy memiliki lebih dari 400 ribu pengikut setelah sebelumnya hanya di sekitar 30 ribu.
Transfer Arhan ke Tokyo Verdy ini tidak lepas dari komitmen PSIS Semarang. Manajemen PSIS berjanji bersedia melepas Arhan secara gratis asalkan pindah ke Liga Jepang atau Liga Korea Selatan.
Sumber: JPNN/News/CNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun
Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru mendesak pengelola SPBU untuk aktif mengatur antrean bio solar yang meluber…
Rumah milik Camat Merbau Wan Jumiati di Jalan Rambutan, Kelurahan Teluk Belitung, hangus terbakar pada…
Dinas PMPD Kabupaten Rokan Hulu mengingatkan panitia Pilkades serentak di 54 desa untuk menjaga netralitas…
DLHK Kota Pekanbaru menurunkan tim ke sejumlah kecamatan guna menelusuri sumber bau menyengat menyerupai gas…
Polres Pelalawan menetapkan oknum guru berinisial HS sebagai DPO atas dugaan kejahatan seksual terhadap murid…
Prof Yesi Mutia Basri SE MSi Ak CA PhD resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang…