Categories: Olahraga

Bonus SEA Games Sudah Disiapkan

JAKARTA (RIAUPOS.CO)  —  Tradisi pemberian bonus dari pemerintah kepada para atlet yang berprestasi di level internasional dijamin tak akan terputus. Kementerian Pemuda dan Olahraga telah menyiapkan hal itu bagi para peraih medali di SEA Games 2019, meskipun multiven yang akan digelar di Filipina tersebut belum juga dimulai.

Tidak ada angka resmi yang disebutkan oleh pemerintah terkait total bonus yang akan diguyurkan kepada para atlet. Yang pasti nominalnya bakal sama persis dengan kucuran bonus di SEA Games 2017. Untuk kategori nomor pertandingan tunggal, individu yang meraih emas diganjar Rp200 juta, sementara peraih perak Rp100 juta, dan perunggu Rp60 juta. Lalu untuk ganda yang berhasil memperoleh emas dijanjikan Rp160 juta, perak Rp80 juta, dan perunggu Rp48 juta.

Jangan khawatir untuk atlet yang bertanding di nomor beregu. Pemerintah telah menyediakan Rp100 juta untuk peraih emas. Jika meraih perak bakal mendapat Rp50 juta dan perunggu Rp30 juta. Secara kuantitas nominal yang dikeluarkan Kemenpora memang tidak sebesar Asian Games 2018. Secara level multiiven XXX ini juga hanya tingkat Asia Tenggara. Sehingga bonus itu dianggap sudah pantas dan layak.

"Bonus sudah kami siapkan. Besarannya masih sama dengan SEA Games terakhir di Kuala Lumpur. Memang sejauh ini belum ada kebijakan untuk mengubah anggaran itu. Insya Allah cukup, kemarin kami ada revisi anggaran soal ini," ujar Sesmenpora Gatot S Dewa Broto, kemarin.

Pelatih dan asisten pelatih dari masing-masing atlet yang berhasil menyumbang medali juga tidak luput dari perhatian. Soal angka tentu saja tidak akan sebesar sang atlet. Kira-kira jumlahnya separo dari yang diterima oleh atlet. Tetapi bisa lebih besar jika seorang pelatih menangani lebih dari satu atlet dan semuanya bermedali.

Namun, pemberian bonus ini jelas masih lama. SEA Games sendiri baru berakhir 11 Desember mendatang. Paling cepat tentu saja sekitar pertengahan bulan tersebut baru akan direalisasikan. Fokus pemerintah saat ini ialah mempercepat proses pencairan anggaran kontingen Indonesia yang akan diberangkatkan ke Filipina. Kemarin sore Kemenpora baru saja melakukan penandatanganan kesepakatan dengan National Olympic Committee (NOC) yang dilaksanakan di Gedung Kemenpora, Jakarta. Hanya ada Rp59 miliar yang disetujui dari Rp67 miliar yang diajukan oleh NOC. Kekurangan anggaran bakal dicarikan dari sponsor.

Terbaru jumlah atlet yang akan diberangkatkan bertambah jumlahnya dari 837 menjadi 841 orang, sedangkan untuk ofisial menyusut. Total yang akan ke Filipina yaitu 1.309 orang. Penambahan itu berasal dari cabor obstacle run.

"Kenapa? Karena terakhir itu kuota negara yang ikut diminta oleh tuan rumah untuk kita bantu dan atlet yang diberangkatkan mendapatkan sponsor. Jadi tidak membebankan. Pertandingan SEA Games ini juga diplomasi antar negara. InsyaAllah ada target medalinya. Mudah-mudahan emas,” jelas Chef de Mission Indonesia Harry Warganegara.(jpg)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Oknum Guru Diduga Lecehkan Siswi SMAN di Pekanbaru, Kasus Dilaporkan ke Polisi

Oknum guru di salah satu SMAN Pekanbaru diduga melakukan pelecehan terhadap siswi saat kegiatan sekolah…

2 jam ago

THR Wajib Dibayar H-7 Lebaran, Disnaker Bengkalis dan Kuansing Buka Posko Pengaduan

Disnaker Bengkalis dan Kuansing menetapkan pembayaran THR pekerja paling lambat H-7 Idulfitri 1447 H dan…

2 jam ago

Bukber Ala Timur Tengah, Whiz Prime Hotel Hadirkan Iftar Sahara Mulai Rp115 Ribu

Whiz Prime Hotel Sudirman Pekanbaru hadirkan program Iftar Sahara dengan menu Timur Tengah dan Nusantara…

2 jam ago

Kolaborasi Lawan Stunting, PTPN IV PalmCo Intervensi Gizi Anak di Rokan Hulu

PTPN IV PalmCo melalui Regional III menggulirkan program intervensi stunting bagi 100 anak di Rohul…

3 jam ago

Emosi Dipicu Knalpot Bising, Pria di Inhil Bacok Tetangga Sendiri

Gara-gara knalpot motor bising, seorang siswa di Tempuling, Inhil dibacok tetangganya. Pelaku berhasil ditangkap polisi…

3 jam ago

Aksi Spanduk di Gerbang Sekolah, Kegiatan Belajar di SMPN 2 Batang Peranap Terhenti

Spanduk kecaman terhadap kepala sekolah terpasang di SMPN 2 Batang Peranap. Akibatnya, siswa tak bisa…

24 jam ago