low-berat-ambil-keputusan-tak-bawa-draxler
BERLIN (RIAUPOS.CO) – Pelatih Jerman, Joachim Low, membeberkan alasan dirinya tak menyertakan Julian Draxler pada skuad asuhannya di gelaran Piala Eropa 2020. Low menjelaskan faktor Draxler kurang mendapatkan waktu bermain bersama Paris Saint-Germain (PSG) jadi penyebabnya.
Sebagaimana diketahui, Low memang belum lama ini telah mengumumkan pemain-pemain yang dipanggil untuk membela Timnas Jerman di Piala Eropa 2020. Nama-nama seperti Thomas Muller, Mats Hummels, Toni Kroos, dan Manuel Neuer masuk dalam 26 pemain yang dibawa ke Piala Eropa 2020.
Akan tetapi tidak nampak nama Draxler dalam 26 pemain yang bakal membela Timnas Jerman di Piala Eropa 2020. Keputusan Low meninggalkan Draxler sendiri memang mendapatkan pertanyaan dari sejumlah pihak.
Terlebih, Draxler merupakan salah satu pemain favorit. Hal tersebut terbukti dengan munculnya nama Draxler dalam sejumlah turnamen yang pernah diikuti oleh Jerman dalam beberapa tahun terakhir.
Penyebab utama tidak disertakannya Draxler di Timnas Jerman untuk tampil di Piala Eropa 2020 tak lepas dari kurangnya menit bermain sang bersangkutan. Sebab sepanjang musim 2020-2021, Draxler memang bukanlah pilihan utama PSG.
Perihal tersebut pun diamini oleh Low pada saat sesaat mengumumkan skuad Timnas Jerman yang akan tampil di Piala Eropa 2020. Low sendiri merasa sangat berat hati ketika harus terpaksa tidak menyertakan Draxler ke Timnas Jerman di Piala Eropa 2020.
“Saya berbicara dengannya (Draxler, red), dia sangat kecewa. Dia telah hadir di semua turnamen sejak 2014 dan saya selalu memiliki hubungan yang sangat spesial dengannya,” jelas Low, sebagaimana disadur dari Bild, Jumat (21/5/2021).
“Dia merupakan kapten tim saya selama Piala Konfederasi; dia memiliki kualitas yang luar biasa. Akan tetapi saya melihat dalam dua atau tiga tahun terakhir, dia tidak bermain secara reguler bersama klubnya,” lanjutnya.
“Dia juga mengalami cedera dalam beberapa kali. Itu (tak menyertakan Draxler ke Piala Eropa 2020, red) adalah keputusan yang benar-benar sangat sulit, saya harus mengatakannya dengan jujur,” imbuh pelatih berusia 61 tahun tersebut.
Timnas Jerman sendiri tergabung di grup neraka pada babak penyisihan Piala Eropa 2020. Mereka tergabung di Grup F bersama dengan Prancis, Portugal, dan Hongaria. Pada laga pembuka, Jerman bakal meladeni Prancis di Allianz Arena, Selasa 15 Juni 2021.
Sumber: Bild/News/Eurosports
Editor: Hary B Koriun
DPRD Pekanbaru mendorong penerapan sistem kabel bawah tanah untuk mengatasi kabel semrawut sekaligus meningkatkan estetika…
Belasan ribu warga memadati Danau Bandar Kayangan untuk mengikuti jalan sehat dan senam sehat dalam…
Tiga terpidana kasus perambahan kawasan hutan di Bengkalis resmi masuk DPO setelah mengabaikan panggilan eksekusi…
Gangguan aplikasi i-Potret masih terjadi pada hari kedua SPMB di Inhil, membuat orang tua kesulitan…
Ribuan pelajar dan warga memeriahkan pawai obor Tahun Baru Islam di Siak sebagai upaya menghidupkan…
SPMB SMA dan SMK Negeri Riau 2026/2027 berjalan lancar. Calon murid diimbau segera memanfaatkan pilihan…