Categories: Olahraga

Maskot Dikenalkan, Keraguan soal Pelaksanaan PON Ditepis

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — PON XX/2020 Papua kurang dari 333 hari lagi, terhitung sejak kemarin (20/11). Bersamaan dengan itu, logo dan maskot resmi event tersebut diperkenalkan ke publik.

Kangpho dan Drawa, dua maskot itu, dihadirkan Gedung TVRI, Jakarta, kemarin. PB PON juga meluncurkan website resmi yang memuat segala informasi tentang multievent empat tahunan tersebut.

"Dengan diluncurkannya logo, maskot, dan website ini, kami berharap bisa menepis keraguan tentang kesiapan penyelenggaraan PON di Papua tahun depan," tutur Sekretaris Umum PB PON Elia Loupatty. "Kami optimistis PON 2020 bisa terlaksana dan sukses. Sebagian venue sudah selesai akhir tahun ini,’’ lanjutnya.

Kangpho, seekor kanguru pohon mantel emas, dan Drawa, burung cenderawasih, adalah satwa khas endemik Papua. Keduanya menyandang banyak simbol yang melambangkan betapa kaya dan indahnya tanah Papua.

Misalnya, ikat kepala berbentuk segi tiga yang terinspirasi Pegunungan Jayawijaya. Ada pula rumbai-rumbai di kepala dan pinggang sebagai perlambang sifat warga Papua yang hangat dan bersahabat. Maskot dan logo sudah diluncurkan Agustus lalu. Namun, saat itu baru berupa konsep.

Elia menegaskan, Papua tidak hanya siap dari segi venue, tetapi juga infrastruktur seperti IT. Hal itu krusial karena PON 2020 bakal disiarkan langsung oleh stasiun televisi nasional. "Kesiapan IT sudah kami perhitungkan dengan jalur dari Telkom dan Telkomsel. Kami juga memberi backup dari beberapa provider lain untuk memperkuat sinyal," kata Ketua Bidang IT PON Kansiana Salle.

Kangpho (Kanguru pohon)

*Mengenakan ikat kepala berbentuk segi tiga warna oranye dengan ujung putih. Melambangkan pegunungan Papua yang diselimuti salju.

*Ukiran khas Papua di pinggang menunjukkan tradisi kehidupan spiritual warga setempat.

*Rumbai-rumbai di kepala dan pinggang adalah cerminan pakaian tradisional Papua yang punya makna hangat dan bersahabat.

Drawa (Burung cenderawasih)

*Warna kuning di kepala dan ekor adalah warna asli burung cenderawasih. Sekaligus melambangkan kekayaan alam Papua, lengkap dengan tambang emasnya.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Bupati Inhu Dorong UMKM Urus Sertifikat Halal Gratis, OPD Diminta Aktif Dampingi

Bupati Inhu meminta OPD mendampingi UMKM mengurus sertifikat halal gratis agar pelaku usaha memanfaatkan program…

11 jam ago

APHI Riau Dorong Pelaku Usaha Hutan Garap Peluang Bisnis Karbon Lewat Aturan Baru

APHI Riau dan Fairatmos menggelar diskusi perdagangan karbon guna memperkuat kapasitas pemegang PBPH menyambut implementasi…

12 jam ago

Diterjang Ombak Besar, Speedboat Rute Kuala Tungkal–Sungai Guntung Karam, Seluruh Penumpang Selamat

Speedboat SB Karya Budi karam diterjang ombak besar di perairan Mandah, Inhil. Berkat kesigapan nakhoda,…

14 jam ago

16 ASN Pemko Pekanbaru Resmi Dilantik, Wako Agung: Kinerja Akan Terus Dievaluasi

Pemko Pekanbaru melantik 16 ASN dalam mutasi dan rotasi jabatan. Wali Kota Agung Nugroho menegaskan…

15 jam ago

Masih Nekat Buang Sampah Sembarangan, 29 Pelanggar di Pekanbaru Ditindak DLHK

DLHK Pekanbaru menindak 29 pelanggar yang membuang sampah sembarangan selama Januari-Juni 2026. Denda Rp11,95 juta…

15 jam ago

Aksi Standing di Jembatan Rantau Berangin Berujung Petaka, Pemuda Kampar Jatuh ke Sungai Kampar

Seorang pemuda di Kampar diduga terjatuh ke Sungai Kampar usai melakukan aksi standing di atas…

15 jam ago