Categories: Olahraga

Kata Stoner, Rossi Kini Menyedihkan dan Kehilangan Standar Balapan

SYDNEY (RIAUPOS.CO) – Mantan pembalap MotoGP, Casey Stoner, mengaku prihatin melihat karier Valentino Rossi di MotoGP saat ini. Rossi dinilai tampak menyedihkan karena tak lagi bisa bersaing memperebutkan kemenangan dalam setiap balapan seperti dahulu kala.

Rossi juga sudah dianggap tak punya standar balapan seperti dulu yang selalu ingin naik podium sebagai juara. Sekarang, Rossi sudah puas dengan "yang penting naik podium" atau masuk 5 besar.

Rossi yang sudah menginjak usia 41 tahun memang masih terus menjalani karier di ajang MotoGP. Ia bahkan telah memastikan bakal mentas di MotoGP pada 2021 dengan bergabung ke tim satelit Yamaha, yakni Petronas.

Melihat Rossi masih bisa terus menjaga karier panjangnya di MotoGP, Stoner justru merasa sedih. Ia prihatin melihat penampilan The Doctor  yang kesulitan untuk bisa bersaing memperebutkan hasil manis di setiap balapan.

Padahal, di mata Stoner, Rossi adalah pembalap yang siap melakukan berbagai cara untuk menang. Juara dunia sembilan kali itu dinilai ganas di atas sirkuit saat masih membalap bersama Stoner di atas sirkuit.

Sayangnya, pandangan Stoner terhadap Rossi soal hal tersebut kini tampak sudah tak lagi ada. Standar dari pembalap asal Italia itu dalam balapan dinilai sudah menurun.

Tak lagi terpaku dengan kemenangan, Rossi tampak sudah puas kala hanya finis di lima besar atau naik podium. Hal inilah yang membuat Stoner mengatakan bahwa sosok Rossi terlihat menyedihkan saat ini di MotoGP.

Rossi dinilai benar-benar menghadapi kesulitan soal penampilannya. Terbukti, musim ini, Rossi kerap kali mengalami nasib apes dalam balapan. Ia gagal finis di tiga seri beruntun MotoGP 2020 hingga kini tengah tercecer ke posisi 14 di klasemen sementara MotoGP 2020.

Kakak dari Luca Marini pun dipastikan tak bisa memperbaiki posisinya di klasemen dalam waktu dekat ini karena tengah terjangkit Covid-19. Ia mengumumkan positif terpapar virus corona pada 16 Oktober 2020.

“Bagi saya, ketika saya balapan melawan dia, dia adalah seorang pemenang, seorang pembunuh, dia melakukan segalanya untuk memenangkan balapan,” ujar Stoner, sebagaimana dikutip dari Tutto Motori Web, Rabu (21/10/2020).

“Namun, sekarang, lima besar atau podium seperti kemenangan baginya dan ini menyedihkan bagi saya. Dia melakukan segalanya untuk memenangkan balapan, tetapi hari ini dia tampaknya mengalami kesulitan melakukan ini,” tukas mantap pembalap Honda tersebut.

Sumber: Tutto Motori/CNN/News/Crash
Editor: Hary B Koriun

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Waterbarrier Digeser, Pengendara Tetap Terobos Jembatan Sinambek

Jembatan Sungai Sinambek Kuansing ditutup karena rusak dan nyaris ambruk, namun pengendara masih nekat menerobos.

14 jam ago

Jelang Imlek 2026, Lalu Lintas Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar Melonjak 35 Persen

Jelang Imlek 2026, trafik Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar naik hingga 35 persen, arus ke Sumbar…

16 jam ago

Jawab Tantangan Iklim Tropis, RS Awal Bros Hadirkan Solusi Kesehatan Rambut

RS Awal Bros Hangtuah luncurkan Hair Center pertama di Riau, hadirkan solusi medis rambut berbasis…

16 jam ago

Ramp Check Gabungan di Siak, Pastikan Bus dan Angkutan Barang Laik Jalan

Polres Siak gelar ramp check gabungan dalam Operasi LK 2026 untuk pastikan angkutan umum dan…

16 jam ago

Wabup Rohul Hadiri Bolimau Adat, Pererat Ukhuwah Sambut Ramadan 1447 H

Tradisi bolimau adat di Luhak Kepenuhan jadi momentum sucikan diri dan pererat ukhuwah jelang Ramadan…

17 jam ago

Lewat Metode Saminiyyah, Dosen UIR Bimbing Disabilitas Belajar Al-Qur’an

UIR gelar PkM bimbingan spiritual dan baca tulis Al-Qur’an bagi penyandang disabilitas di Riau bekerja…

17 jam ago