muhammad-yasir-ambil-formulir-pendaftaran-calon-ketua-koni-pekanbaru
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sehari setelah mendeklarasikan siap maju menjadi calon Ketua Umum KONI Pekanbaru periode 2022-2026, Senin (21/3/2022) Muhammad Yasir didampingi oleh ketua tim pemenangan, Romiardi, ambil formulir pendaftaran di kantor Sekretariat KONI Pekanbaru Jalan Arifin Achmad.
Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Pekanbaru tersebut mengatakan, dirinya didampingi ketua tim pemenangan Romiardi telah mengambil formulir pendaftaran calon Ketua Umum KONI Pekanbaru yang diterima langsung oleh ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) Agus Sikumbang.
"Kami telah mengambil formulir pendaftaran untuk calon Ketua Umum KONI Pekanbaru. Ini sebagai bukti bahwa kami memang serius untuk maju," ujar Muhammad Yasir.
Dirinya semakin mantap maju sebagai calon Ketua KONI Pekanbaru setelah mendapatkan 30 dukungan dari cabang olahraga (cabor) yang memiliki hak suara.
"Saya sudah mendapatkan 30 dukungan cabor. Mudahan-mudahan cabor yang mendukung saya tidak memberikan dukungan kepada calon lain. Artinya tidak memberikan dukungan ganda," ungkapnya.
Hingga saat ini sudah ada empat calon Ketua KONI Pekanbaru yang telah mengambil formulir pendaftaran. Empat calon tersebut adalah Dr Rahmansyah, Muhammad Yasir, Riyono Gede Trisoko, dan Ade Marton.
Laporan: Dofi Iskandar (Pekanbaru)
Editor: Hary B Koriun
Mahasiswa Unri sukses menyelesaikan program Magang Berdampak selama tiga bulan di Riau Pos dengan bekal…
Pelepasan 250 pelajar kelas IX SMPN 25 Pekanbaru berlangsung khidmat, meriah, dan penuh suasana haru.
Pasutri di Tapung ditangkap polisi setelah diduga menggelapkan mobil rental yang tak dikembalikan kepada pemiliknya.
Pengawasan di Pantai Solop diperketat selama libur Iduladha untuk mencegah maksiat, miras, narkoba dan perilaku…
Kejari Kepulauan Meranti berhasil memulihkan kerugian negara Rp663 juta dari kasus korupsi pengadaan bibit kopi…
SF Hariyanto menunjuk Zulfahmi sebagai Plt Kadis PUPR-PKPP Riau untuk penyegaran dan percepatan pembangunan infrastruktur.