Categories: Olahraga

Medali Emas Lepas, Perunggu pun Berat

NAM DINH (RIAUPOS.CO) – Sudah jatuh, tertimpa tangga. Ya, itulah peribahasa yang tepat untuk menggambarkan hasil yang didapat tim nasional Indonesia saat bertemu Thailand dalam partai semifinal cabang olahraga (cabor) sepakbola SEA Games 2021 Vietnam di Thien Truong Stadium, Nam Dinh, Kamis (19/5).

Dalam pertandingan tersebut, Indonesia tidak hanya kalah. Skuad Garuda juga mendapat tiga kartu merah.

Masing-masing pemain yang diusir wasit adalah Firza Andika, Rachmat Irianto, dan Ricky Kambuaya. Ketiganya diusir wasit Yahya Ali MH Almulla karena terlibat friksi dengan para pemain Thailand. Sebelum ketiganya dikartu merah, wasit asal Uni Emirat Arab itu lebih dulu mengusir pemain Thailand William Gabriel Weidersjoe.

Pelatih Indonesia Shin Tae-yong (STY) tidak dapat menutupi kekecewaan saat memasuki ruangan konferensi pers di Thien Truong Stadium. Pertama, dia kecewa Indonesia selalu sulit mengembangkan permainan setiap berhadapan dengan tim lebih kuat. Sebelum ini, hal serupa terjadi saat Indonesia bertemu Vietnam dalam pertandingan pertama Grup A.

Namun, bedanya, Indonesia kalah telak 0-3 saat bertemu Vietnam. Sementara itu, kemarin sore Indonesia kalah 0-1 oleh Thailand. Gawang Indonesia jebol pada menit ke-94 setelah Weerathep Pomphun memaksimalkan ketidaksempurnaan Alfeandra Dewangga dalam melakukan clearance.  

"Kekalahan ini membuat kami harus melakukan evaluasi. Jika kami mampu bermain seperti biasa, pasti jalannya pertandingan akan lebih baik," tutur pelatih 51 tahun itu.

STY menilai, salah satu penyebab Indonesia kalah oleh Thailand adalah karena sulit mencetak gol. Padahal, Indonesia memiliki beberapa peluang.

"Untuk fisik, saya tidak melihat ada masalah. Sebab, Thailand juga bertanding lebih dari 90 menit. Namun, bedanya, Thailand bisa memanfaatkan peluang untuk membuat gol. Sementara itu, kami punya peluang tapi tidak bisa menciptakan gol," ungkap mantan pemain sekaligus pelatih klub Korea Selatan Seongnam Ilhwa Chunma tersebut.

STY juga menyoroti kartu merah yang diterima Firza, Irianto, dan Kambuaya. Pelatih berkebangsaan Korea Selatan itu geram karena ketiganya dianggap tidak fair play dalam bertanding. "Saya masih bisa mengerti jika ada pemain yang mendapat kartu kuning atau terkena akumulasi kartu. Tapi, saya tidak bisa menerima karena mereka tidak fair play sehingga dikartu merah. Saya melihat pemain-pemain tersebut tidak punya tanggung jawab sebagai pemain. Sangat disayangkan. Apalagi, banyak pemain kami yang mendapat kartu. Ada juga yang sedang cedera dan belum bisa bergabung dengan timnas," ungkapnya.

STY meminta maaf atas kekalahan itu. Hasil tersebut memupuskan target Indonesia untuk meraih medali emas di cabang olahraga sepakbola SEA Games 2021 Vietnam. Saat ini, satu-satunya harapan yang tersisa adalah medali perunggu. Dalam perebutan medali perunggu, Indonesia akan bertemu Malaysia yang tadi malam juga kalah 0-1 oleh Vietnam dalam babak tambahan.

"Namun, jujur saya ragu apakah bisa mempersiapkan tim dengan baik untuk perebutan medali perunggu. Saya akan tetap memberikan yang terbaik," ujarnya.(fiq/c17/ali/jpg)

 

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Bawa Sabu di Jok Motor, Remaja 15 Tahun Ditangkap Polsek Rupat

Seorang remaja 15 tahun di Rupat, Bengkalis, diamankan polisi usai kedapatan membawa paket sabu 0,38…

7 jam ago

Suara Merdu Hantar Afif Muhammad Thoifur Harumkan Nama Siak di Tingkat Nasional

Siswa kelas VI MI Assidigiyah Siak, Afif Muhammad Thoifur, sukses mengharumkan nama Riau usai meraih…

7 jam ago

Disdikbud Meranti Petakan 208 Kepala Sekolah: 62 Diganti, 13 Diusulkan Definitif

Disdikbud Kepulauan Meranti melakukan penataan jabatan kepala sekolah. Sebanyak 62 posisi bakal diganti, sementara 13…

7 jam ago

Terdampak Kabut Asap, Perayaan Festival Kue Bulan 2026 di Pekanbaru Ditiadakan

Akibat kabut asap dan kualitas udara buruk di Pekanbaru, Panitia Imlek Bersama memutuskan meniadakan perayaan…

8 jam ago

Tekuk Mongolia 3-0, Tim Bulutangkis Putri Indonesia Melaju di Asian Games 2026

Tim bulutangkis putri Indonesia menang telak 3-0 atas Mongolia pada babak 16 besar Asian Games…

13 jam ago

Tabrak Truk Box di KM 25 Tol Pekanbaru-XIII Koto Kampar, Dua Penumpang Minibus Tewas

Kecelakaan maut di Tol Pekanbaru-XIII Koto Kampar KM 25 menewaskan seorang ustaz dan dosen akibat…

18 jam ago