Max Verstappen
BUCKINGHAMSHIRE (RIAUPOS.CO) — Sebelumnya pembalap Tim Red Bull Racing, Max Verstappen, sempat menolak jika harus setim dengan Charles Leclerc di Scuderia Ferrari pada Formula One (F1) 2021 mendatang. Ia menolak karena beranggapan tidak sepantasnya satu tim memiliki dua pembalap yang merupakan driver utama.
Akan tetapi, perkataan tersebut seharusnya juga Verstappen ucapkan ketika diisukan bakal bergabung dengan Tim Mercedes AMG Petronas pada F1 2021. Namun, nyatanya perkataan lainlah yang keluar dari bibir pembalap asal Belanda tersebut.
Tak seperti jawaban tegasnya menolak jika setim dengan Leclerc, Verstappen justru mengatakan jika dirinya ditawari bergabung ke Mercedes maka ia akan melihat situasinya nanti. Ia mengaku siap dan bisa juga menolak tawaran tersebut. Intinya adalah ia akan menunggu tawaran tersebut.
Hal tersebut jelas berbanding terbalik dengan apa yang Verstappen katakan ketika diisukan tengah dilirik oleh Ferrari. Di mana ia langsung menolak dengan mengatakan tak mungkin berada satu tim dengan Leclerc. Tapi, ia justru tak merasa apa-apa jika setim dengan Lewis Hamilton.
Menurut Verstappen, pada akhirnya yang memutuskan itu semua adalah para petinggi dari tim Mercedes. Jadi, tanggapannya tersebut menjadi tak berarti jika Mercedes sudah memutuskan suatu keputusan. Jika hal itu terjadi, maka Verstappen berpikiran bakal mengambil keputusan berdasarkan situasi pada saat F1 2021 ingin bergulir.
"Siapa yang tahu? (ketika ditanyakan peluangnya bergabung ke Mercedes). Saat ini saya tidak terlalu memikirkan permasalahan seperti itu," terang Verstappen, sebagaimana dikutip dari Motorsport, Rabu (18/12).
"Pada akhirnya itu selalu tentang apa yang dipikirkan tim. Saya dapat memiliki pendapat tentang hal itu, dia (Hamilton) dapat memiliki pendapat tentang hal itu. Tetapi pada akhirnya mereka (Tim Mercedes) yang memutuskan apa yang akan terjadi. Jadi mari kita lihat saja nanti," pungkasnya.(int/eca)
Satpol PP-PKP Kabupaten Kuansing menjaring enam wanita penghibur (LC) dan menyita miras dalam razia pekat…
Kabupaten Kepulauan Meranti menghadapi tantangan besar pengelolaan sampah, di mana dari 85 ton timbulan sampah…
Sebanyak enam bakal calon penghulu yang sempat gagal pada tahap pertama mengikuti tes mengaji susulan…
Pengecoran jalan akses Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang selesai 100 persen dan kini memasuki…
Sebanyak tujuh unit gudang di Kawasan Pergudangan Avian Jalan Siak II Pekanbaru ludes terbakar pada…
Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara penyaluran program Makan Bergizi Gratis bagi 39 ribu penerima…