pangeran-william-minta-fa-bertindak-dalam-kasus-rasial-saka-dkk
LONDON (RIAUPOS.CO) – Tiga pemain timnas Inggris yang menjadi korban serangan rasial setelah gagal mengeksekusi penalti di final Euro 2020 (Euro 2021) mendapat dukungan langsung dari Pangeran William.
Dilansir dari Daily Mail, Pangeran William dilaporkan telah masuk ke ruang ganti di Stadion Wembley usai pertandingan final Piala Eropa 2020 untuk memberikan rasa simpati kepada timnas Inggris yang menelan kekalahan, termasuk memberikan perhatian kepada tiga penendang penalti yang gagal: Marcus Rashford, Jadon Sancho, dan Bukayo Saka.
Sumber internal Kerajaan Inggris menyampaikan, William muak dengan pelecehan rasial yang telah diderita oleh tiga pemain Inggris. William ingin Federasi Sepakbola Inggris (FA) berbuat lebih banyak untuk mengatasi masalah tersebut.
"Itu harus dihentikan sekarang dan semua yang terlibat harus bertanggung jawab," ucap pihak Kerajaan Inggris menyampaikan pesan William.
Pihak istana juga menyampaikan bahwa William mendukung penuh para pemain Inggris dan telah berbicara dengan ketiga korban secara pribadi.
Pada pekan lalu, Bukayo Saka, yang menjadi salah satu korban serangan rasial juga telah meminta kepada perusahaan teknologi untuk membatasi percakapan bernada rasial di media sosial.
"Saya tidak ingin ada anak atau orang dewasa yang mendapatkan ujaran kebencian dan menyakitkan seperti yang saya, Marcus (Rashford, red), dan Jadon (Sancho, red) terima," ucap pemain Arsenal itu.
Sumber: Daily Mail/News/The Guardian
Editor: Hary B Koriun
Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru mendesak pengelola SPBU untuk aktif mengatur antrean bio solar yang meluber…
Rumah milik Camat Merbau Wan Jumiati di Jalan Rambutan, Kelurahan Teluk Belitung, hangus terbakar pada…
Dinas PMPD Kabupaten Rokan Hulu mengingatkan panitia Pilkades serentak di 54 desa untuk menjaga netralitas…
DLHK Kota Pekanbaru menurunkan tim ke sejumlah kecamatan guna menelusuri sumber bau menyengat menyerupai gas…
Polres Pelalawan menetapkan oknum guru berinisial HS sebagai DPO atas dugaan kejahatan seksual terhadap murid…
Prof Yesi Mutia Basri SE MSi Ak CA PhD resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang…