marquez-tercepat-tapi-tetap-harus-tampil-di-q1
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Prediksi hujan yang bakal turun hari ini benar-benar terjadi. Hujan mengguyur wilayah sekitar Sirkuit Mandalika sekitar pukul enam pagi dan berlangsung sekitar dua jam.
Kondisi tersebut membuat trek tergenang pada beberapa bagian. Rider-rider MotoGP bahkan harus memulai latihan bebas ketiga menggunakan ban basah. Dengan ban tersebut mustahil bagi siapapun untuk melewati torehan waktu terbaik di sesi latihan bebas hari pertama.
Kondisi trek mulai mengering sebagian terutama di racing line. Itu membuat Jack Miller (Ducati) menjadi rider pertama yang memasang ban slick atau kering, meski sebagian trek masih basah.
Kemudian disusul Marco Bezzecchi (VR46) dan beberapa pembalap lain. Waktu kemudian membaik tajam. Namun tetap saja tidak bisa lebih baik dari yang tercepat pada Jumat.
Pada akhir sesi Marc Marquez (Repsol Honda) menjadi yang tercepat dengan catatan 1 menit 34,067 detik. Disusul Francesco Bagnaia (Ducati) dengan selisih 0,183 detik.
Di posisi ketiga ada Marco Bezzecchi (VR46) yang lebih lambat 0,283 detik. Meski menjadi yang tercepat di FP3 Marquez tetap harus melakoni kualifikasi 1. Karena catatan waktu kombinasinya tetap tidak masuk dalam 10 besar pembalap tercepat.
Dalam sesi FP3 beberapa pembalap seperti Remy Gardner (Tech 3 KTM) dan rekan setimnya Raul Fernandez berlatih mengganti motor untuk balapan flag to flag. Latihan ini untuk mengantisipasi jika balapan besok atau kualifikasi hari ini terjadi dalam kondisi basah lalu berubah kering atau sebaliknya.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi
Satpol PP-PKP Kabupaten Kuansing menjaring enam wanita penghibur (LC) dan menyita miras dalam razia pekat…
Kabupaten Kepulauan Meranti menghadapi tantangan besar pengelolaan sampah, di mana dari 85 ton timbulan sampah…
Sebanyak enam bakal calon penghulu yang sempat gagal pada tahap pertama mengikuti tes mengaji susulan…
Pengecoran jalan akses Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang selesai 100 persen dan kini memasuki…
Sebanyak tujuh unit gudang di Kawasan Pergudangan Avian Jalan Siak II Pekanbaru ludes terbakar pada…
Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara penyaluran program Makan Bergizi Gratis bagi 39 ribu penerima…