Categories: Olahraga

Joan Mir: Mungkin Suatu saat Aku Akan Bikin SIM

BEGITU kesengsemnya dengan lanskap Mandalika, pembalap Suzuki Ecstar Joan Mir berjanji suatu hari balik untuk surfing. Dia juga belum memiliki SIM.

”Aku pikir kebanyakan pembalap juga begitu,” kata kampiun MotoGP 2020 tersebut dalam meet and greet di Kuta, Lombok Tengah, kemarin (18/3).

Apakah kamu berharap bisa mencapai podium di sini?
Aku harap seperti itu. Seperti ketika di Qatar (seri pertama MotoGP musim ini, red), kami bagus dalam sesi balapan Jumat. Tapi, pada Minggu kami mengalami kesulitan. Lalu, hari ini (kemarin) kami tidak bagus. Aku yakin, saat balapan Minggu, kami akan bagus. Tidak, aku bercanda. Aku hanya berharap, pada balapan besok (hari ini), mekanik kami sudah siap agar balapan lebih kompetitif.

Di mana tikungan favoritmu di Sirkuit Mandalika?
Aku menyukai tikungan ke-16.

Sejak kamu datang ke Indonesia, apa yang paling berkesan?
Aku senang bisa bertemu dengan Presiden (Joko Widodo). Aku bahkan tak pernah bertemu dengan presiden Spanyol (Spanyol menganut sistem monarki konstitusional, kepala negaranya raja dan kepala pemerintahannya perdana menteri).

Segembira apa kamu setelah mengetahui banyak yang mendukungmu di sini?
Sebagai pembalap, selalu menyenangkan mendapat dukungan banyak orang. Memang juga mendatangkan banyak tekanan. Tapi, itu menyenangkan.

Selain itu, pengalaman apa yang kamu dapatkan di Sirkuit Mandalika?
Sirkuit dengan pemandangan yang indah. Itu yang membuatku senang berlomba di Indonesia. Aku harap kalian juga bisa menikmatinya. Suatu saat nanti, aku kembali lagi ke sini untuk berlibur. Mungkin mau surfing.

Apa motor favoritmu?
Aku menyukai motor Suzuki Hayabusa. Sebab, saat motor itu dirancang di Jerman, aku juga sempat ikut mencobanya. Karena itulah, aku merasa Hayabusa motor yang spesial bagiku. Aku tak memiliki lisensi mengemudi (SIM). Tapi, demi Hayabusa, suatu saat nanti aku membuatnya supaya bisa menaikinya.

Jadi, kamu belum punya SIM?
Ya, aku pikir kebanyakan pembalap juga seperti itu. Sebab, kami tumbuh untuk mengemudi motor di sirkuit. Aku pun tak membutuhkan feeling mengemudi di jalanan.(ren/c14/ttg/jpg)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Kasus Perampokan Maut di Rumbai, Polisi Kantongi Petunjuk Pelaku

Polisi dalami kasus lansia tewas di Rumbai, Pekanbaru. Olah TKP kedua dilakukan, empat saksi diperiksa,…

3 jam ago

Antrean BBM Mengular di Pekanbaru, Warga Rela Tunggu Hingga Tengah Malam

Antrean panjang BBM terjadi di Pekanbaru. Warga rela antre hingga satu jam, bahkan membeli eceran…

6 jam ago

Jalan Mulus, Warga Lubuk Betung Ramai-ramai Ucapkan Terima Kasih ke Pemkab Rohul

Jalan di Lubuk Betung Rohul kini mulus usai diaspal. Warga rasakan manfaatnya dan ucapkan terima…

8 jam ago

Cegah Kelangkaan Pertalite, SPBU Bangkinang Tambah Pasokan hingga 16 Ton

SPBU Bangkinang tambah pasokan Pertalite hingga 16 ton untuk atasi antrean panjang jelang akhir bulan,…

2 hari ago

Jemaah Calon Haji Kuansing Meninggal Saat Momen Pelepasan, Jenazah Dimakamkan di Kampung Halaman

Seorang JCH Kuansing meninggal dunia usai alami serangan jantung saat pelepasan. Jenazah dimakamkan di kampung…

3 hari ago

Fakta Baru Kasus Korupsi Riau, Satpam Ngaku Antar Duit Rp300 Juta

Pengakuan satpam PUPR Riau di sidang Tipikor ungkap pengantaran uang Rp300 juta terkait dugaan pemerasan…

3 hari ago