PARIS (RIAUPOS.CO) – Situasi tak mengenakkan menimpa gelandang Olympique Lyon, Thiago Mendes. Dia mendapat ancaman pembunuhan gara-gara mencederai bintang Paris Saint-Germain (PSG) Neymar Jr.
Kedua tim jumpa pada lanjutan Liga Prancis di Parc des Princes, Senin (14/12/2020) dini hari WIB. Duel yang dimenangkan Lyon dengan skor 1-0 tersebut berlangsung keras.
Puncaknya di masa injury time ketika Mendes menekel Neymar dengan kedua kakinya. Dalam tayangan ulang dia mengunci engkel kaki kiri mantan pemain Barcelona itu hingga tersungkur. Akibatnya Neymar harus keluar lapangan lebih awal. Sementara Mendes diusir wasit keluar lapangan.
Namun bukan itu saja hukuman yang didapat Mendes. Pesepakbola asal Brazil itu mengaku juga banyak menerima ancaman pembunuhan dari sekelompok orang.
“Thiago menerima banyak ancaman pembunuhan. Hal itu tak seharusnya muncul. Untuk saat ini, kami nyaris membiarkan hinaan ringan atau hal buruknya,” kata pelatih Lyon, Rudi Garcia dikutip dari ESPN, Kamis (17/12/2020).
“Thiago kemudian diusir keluar. Saya tidak suka mengenai keributan tersebut. Karena dia berniat menghalau bola. Dia tidak beruntung karena mengenai kaki Neymar juga,” ujarnya.
Mendes juga sadar tindakanya sudah membahayakan Neymar. Untuk itu dia langsung meminta maaf di Instagram miliknya usai pertandingan. Mantan pemain Sao Paulo itu berharap rekan senegaranya bisa segera pulih dan bermain seperti sedia kala. Neymar sendiri diperkirakan baru bisa kembali tampil pada Januari mendatang karena cedera tersebut.
Sumber: ESPN/News/Soccerway
Editor: Hary B Koriun
Sebanyak 1.608 PPPK Paruh Waktu di Rohul belum menerima gaji Januari 2026 karena masih dalam…
DPRD Kepulauan Meranti menegaskan penolakan rencana kenaikan tarif ferry yang dinilai sepihak dan belum melalui…
Pemko Pekanbaru mendorong penerapan sistem ducting atau jaringan bawah tanah setelah insiden tumbangnya tiang fiber…
MPP Inhil menambah layanan haji dan umrah. Masyarakat kini bisa mengurus keperluan ibadah secara mudah…
Polisi mengamankan 29 sepeda motor saat patroli balap liar di Simpang Garoga, Duri, guna menjaga…
Unri bersama Tanoto Foundation membangun sistem digital soft skills mahasiswa terintegrasi, terukur, dan menjadi bagian…