BETO
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Empat pemain dicoret dari timnas U-22 Indonesia yang akan tampil pada gelaran SEA Games 2019 di Filipina.
Persiapan timnas U-22 Indonesia untuk tampil di SEA Games 2019 hampir mencapai tahap akhir. Hasil manis dicatatkan timnas U-22 Indonesia saat menghadapi Iran pada laga uji coba.
Skuad Garuda Muda menaklukkan Iran dengan skor 2-1 di Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu (16/11). Seusai laga tersebut, pelatih timnas U-22 Indonesia, Indra Sjafri, melakukan evaluasi terhadap tim. Juru latih asal Sumatra Barat itu memutuskan untuk memulangkan empat pemain yang mengikuti pemusatan latihan timnas U-22 Indonesia.
Keempat pemain tersebut adalah Hanif Sjahbandi (Arema FC), Alberto Goncalves (Madura United), Hambali Tolib (Persela Lamongan, dan Rifad Marasabessy (Tira-Persikabo). Hanya ada 20 pemain yang akan didaftarkan untuk bermain di SEA Games 2019. Termasuk di dalamnya dua pemain senior.
"Secara bertahap kami kurangi jumlahnya," kata Indra Sjafri.Indra menambahkan, ia hanya membawa pemain yang sesuai dengan skema dan strategi yang akan dipakai.
"Pemain yang bertahan dalam tim adalah mereka yang sesuai dengan kebutuhan skema dan strategi tim," ucap Indra menambahkan.
Dengan dicoretnya Alberto Goncalves, kini tersisa dua pemain senior dalam skuat timnas U-22 Indonesia, Zulfiandi dan Evan Dimas Darmono. Keduanya merupakan andalan Indra Sjafri tatkala mengantarkan timnas U-19 Indonesia meraih gelar juara pertama kali di Piala AFF U-19 2013.
Pada SEA Games kali ini, Indonesia berada di Grup B bersama Thailand, Vietnam, Laos, Singapura dan Brunei Darussalam. Laga pertama, Indonesia langsung bertemu dengan lawan berat Thailand, 26 November 2019.(int/eca)
Oknum guru di salah satu SMAN Pekanbaru diduga melakukan pelecehan terhadap siswi saat kegiatan sekolah…
Disnaker Bengkalis dan Kuansing menetapkan pembayaran THR pekerja paling lambat H-7 Idulfitri 1447 H dan…
Whiz Prime Hotel Sudirman Pekanbaru hadirkan program Iftar Sahara dengan menu Timur Tengah dan Nusantara…
PTPN IV PalmCo melalui Regional III menggulirkan program intervensi stunting bagi 100 anak di Rohul…
Gara-gara knalpot motor bising, seorang siswa di Tempuling, Inhil dibacok tetangganya. Pelaku berhasil ditangkap polisi…
Spanduk kecaman terhadap kepala sekolah terpasang di SMPN 2 Batang Peranap. Akibatnya, siswa tak bisa…