Categories: Olahraga

Ginting ke Final, Axelsen Akui Lawan Bermain Baik

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Tunggal putra andalan Indonesia Anthony Sinisuka Ginting bermain luar biasa untuk melaju ke partai puncak Indonesia Masters 2020. Pada semifinal di Istora Senayan hari ini (18/1), Ginting mengalahkan pemain Denmark Viktor Axelsen.

Sempat ketat pada game pertama, Ginting menang mudah di game kedua. Pemain 23 tahun itu menuntaskan pertandingan dengan skor 22-20, 21-11.

Pada game pertama, Axelsen sempat memimpin dengan skor 14-10. Namun, Ginting berhasil menyamakan kedudukan menjadi 14-14. Axelsen unggul lagi, 16-14. Tetapi lagi-lagi Ginting berhasil mencapai angka sama 16-16.

Saling susul angka lalu terjadi. Bahkan Ginting berhasil mencapai game point lebih dulu pada kondisi 20-19. Axelsen bisa memaksakan deuce. Namun Ginting tidak melepaskan momentum untuk mendapatkan game pertama.

Di game kedua, pertandingan ketat terjadi hanya sampai angka 8-8. Setelah itu, Ginting melesat, mencetak lima angka beruntun dan unggul 13-8.

Pemain kelahiran Cimahi, Jawa Barat itu menolak melepaskan kesempatan emas untuk meraih kemenangan.

"Saya senang hari ini bukan cuma karena masuk final, tapi tadi mainnya bagus. Saya merasa puas sama performa hari ini, saya bisa mengatasi lawan dengan baik," kata Ginting dalam siaran pers PP PBSI yang diterima Jawa Pos.

"Di game pertama kondisi poin ketat dan kejar-kejaran. Di game kedua dia banyak mati sendiri, beberapa poin out atau menyangkut. Saya coba buat turunkan bola. Postur dia tinggi dan kelebihan dia smes bola atas. Sebisa mungkin saya nggak kasih ke bagian yang jadi kekuatan dia itu," imbuhnya.

Axelsen mengatakan bahwa kunci kekalahannya adalah karena dia menyia-nyiakan game pertama. Setelah itu, dia gagal bangkit untuk mengembangkan permainan pada game kedua.

"Secara fisik, kondisi saya juga tidak prima karena bermain nyaris dua pekan tanpa jeda (setelah mencapai final Malaysia Masters). Ginting bermain amat baik hari ini di depan para pendukungnya," kata Axelsen.

"Kecewa, tapi inilah seni dari bulu tangkis. Saya akan perbaiki penampilan saya di turnamen berikutnya," imbuh peraih perunggu Olimpiade Rio 2016 itu.

Pada babak final, Ginting akan berjumpa dengan pemain Denmark lainnya Anders Antonsen. Di semifinal kedua, Antonsen yang merupakan juara bertahan, sukses mengalahkan pemain Hongkong Lee Cheuk Yiu dengan skor telak 21-9, 21-14.

Secara rekor head-to-head, Ginting selalu menang dalam dua pertandingan. Masing-masing di Malaysia Masters 2018 dan China Open 2019.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Cegah Kelangkaan Pertalite, SPBU Bangkinang Tambah Pasokan hingga 16 Ton

SPBU Bangkinang tambah pasokan Pertalite hingga 16 ton untuk atasi antrean panjang jelang akhir bulan,…

24 jam ago

Jemaah Calon Haji Kuansing Meninggal Saat Momen Pelepasan, Jenazah Dimakamkan di Kampung Halaman

Seorang JCH Kuansing meninggal dunia usai alami serangan jantung saat pelepasan. Jenazah dimakamkan di kampung…

2 hari ago

Fakta Baru Kasus Korupsi Riau, Satpam Ngaku Antar Duit Rp300 Juta

Pengakuan satpam PUPR Riau di sidang Tipikor ungkap pengantaran uang Rp300 juta terkait dugaan pemerasan…

2 hari ago

Hakim Vonis Ringan Kasus Penggelapan Miliaran, Kejari Inhil Siap Banding

Vonis ringan kasus penggelapan Rp7,1 miliar di Inhil tuai sorotan. Kejari siap banding, korban kecewa…

2 hari ago

45 Jemaah Haji Riau Akhirnya Berangkat Usai Alami Penundaan

Sebanyak 45 jemaah haji Riau yang sempat tertunda kini telah diberangkatkan ke Tanah Suci dengan…

2 hari ago

Wako Pekanbaru Jemput Dukungan Pusat, Gaspol Benahi Sistem Sampah

Wako Pekanbaru jemput dukungan pusat untuk percepat waste station dan penataan TPA, dorong sistem pengelolaan…

2 hari ago